Banjir Rendam Kampala Maros, Warga Gunakan Perahu untuk Beraktivitas

oleh -6 Dilihat
oleh
Banjir merendam Dusun Kampala, Desa Bontomatene, Kecamatan Marusu, Kabupaten Maros, usai hujan berintensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut, Minggu (22/2/2026).
Banjir merendam Dusun Kampala, Desa Bontomatene, Kecamatan Marusu, Kabupaten Maros, usai hujan berintensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut, Minggu (22/2/2026).

mediasulsel.id – MAROS — Banjir merendam Dusun Kampala, Desa Bontomatene, Kecamatan Marusu, Kabupaten Maros, usai hujan berintensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut, Minggu (22/2/2026).

Ketinggian air dilaporkan berkisar antara 30 sentimeter hingga mencapai satu meter. Genangan tidak hanya merendam permukiman warga, tetapi juga menutup akses jalan menuju Kota Maros.

Akibatnya, kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat melintas. Aktivitas warga pun terganggu.

Sejumlah warga terpaksa mengevakuasi kendaraan mereka ke tempat yang lebih tinggi, lalu berjalan kaki menembus banjir. Tak sedikit pengendara yang hendak melintas memilih memutar balik karena kondisi jalan tidak memungkinkan.

Sebagian warga yang memiliki perahu memanfaatkannya untuk keluar rumah dan beraktivitas. Sementara warga yang tidak memiliki perahu memilih berjalan kaki menerobos banjir atau bertahan di dalam rumah demi menjaga barang berharga mereka.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya telah mengingatkan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di wilayah Sulawesi Selatan dalam beberapa hari terakhir. Kondisi cuaca tersebut berpotensi memicu genangan hingga banjir di wilayah rawan.

Warga diimbau tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem serta segera melapor kepada pihak berwenang apabila terjadi kondisi darurat di lingkungan masing-masing.

Hingga kini, warga berharap air segera surut agar aktivitas dapat kembali normal. (*)