DLH Makassar Genjot Jelajah Sampah di Mariso–Manggala, 273 Kg Sampah Terangkut

oleh -53 Dilihat
oleh
Jelajah Sampah Makassar 2025 hari ke 11 dan 12 1
ChatGPT said: JELAJAH SAMPAH MAKASSAR – Sejumlah peserta aksi Jelajah Sampah Makassar 2025 di Kecamatan Mariso dan Manggala foto bersama usai mengumpulkan total 273 kg sampah serta menerima penghargaan Tokoh Inspiratif Pengelolaan Kebersihan dan Tokoh Paling Aktif sebagai bentuk apresiasi DLH Makassar, Sabtu–Minggu (6–7/12/2025).

mediasulsel.id – Makassar – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar terus menggeber gerakan Jelajah Sampah Makassar 2025 sebagai salah satu motor menuju target Makassar Bebas Sampah 2029. Akhir pekan lalu, giliran Kecamatan Mariso dan Manggala yang disasar. Hasilnya, total 273,2 kg sampah berhasil dikumpulkan hanya dalam dua hari.

Pada hari ke-12, Minggu (7/12/2025), rangkaian kegiatan dipusatkan di Kecamatan Mariso. Didampingi DLH Makassar, jajaran Pemkot mengajak warga terlibat langsung dalam aksi bersih lingkungan sekaligus praktik pemilahan sampah dari rumah. Dari kegiatan ini, terkumpul 64,9 kg sampah organik dan anorganik.

Tak hanya bersih-bersih, DLH Makassar juga mengemas edukasi lewat talkshow bersama Dewan Lingkungan Hidup Kota Makassar. Warga diajak memahami kembali pentingnya memilah, mengurangi, dan mengelola sampah secara berkelanjutan, bukan sekadar membuang ke tempat penampungan terakhir.

Sebagai bentuk apresiasi, panitia memberikan penghargaan kepada Tokoh Inspiratif dan Penggerak Kebersihan Mariso. Mereka adalah figur-figur yang selama ini aktif menjaga lingkungan di tingkat akar rumput, sejalan dengan program DLH Kota Makassar.

Suasana makin hidup dengan kehadiran UMKM dan komunitas peduli lingkungan seperti Rumah Kreasi Ceceng, Tumpuk Sampah, Marinebuddies Makassar, Urban Agro Farm, hingga Manggala Tanpa Sekat. Mereka menunjukkan bahwa sampah bisa diolah menjadi kompos, eco-enzym, hingga kerajinan bernilai jual.

Sehari sebelumnya, Sabtu (6/12/2025), hari ke-11 Jelajah Sampah Makassar dilaksanakan di Kecamatan Manggala. Kegiatan dibuka oleh Asisten I Pemkot Makassar dan dihadiri Kepala DLH Kota Makassar, Camat Manggala, unsur tripika, lurah, RT/RW, dan satgas kebersihan.

Di Manggala, aksi bersih-bersih menghasilkan 208,3 kg sampah organik dan anorganik. Sejumlah penghargaan juga diberikan kepada Tokoh Inspiratif Pengelolaan Kebersihan serta Tokoh Paling Aktif, sebagai pengakuan atas konsistensi mereka menjaga lingkungan di wilayahnya.

Pada sesi talkshow, narasumber dari Dewan Lingkungan Hidup dan DLH Makassar mengangkat tema “Sampah Ta, Tanggung Jawab Ta”. Pesan utamanya: pengelolaan sampah tidak akan berhasil tanpa keterlibatan warga, komunitas, pelaku usaha, dan pemerintah secara bersama-sama.

Rangkaian kegiatan di Mariso dan Manggala ini menegaskan peran DLH Makassar bukan hanya sebagai “pengangkut sampah”, tetapi juga penggerak edukasi, kolaborasi, dan ekonomi sirkular. Melalui Jelajah Sampah Makassar 2025, budaya memilah dari rumah diharapkan makin mengakar dan mendorong terciptanya nilai ekonomi dari sampah.

Dengan pola kampanye berkelanjutan di tiap kecamatan, Makassar diproyeksikan kian siap menyongsong kota bebas sampah 2029 lewat komitmen bersama dan aksi nyata di lapangan.