mediasulsel.id – MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar mulai membenahi pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tamangapa secara bertahap. Fokus utama diarahkan pada pengelolaan air lindi dan edukasi masyarakat guna menekan beban sampah dari hulu.
Komitmen tersebut ditegaskan dalam rapat koordinasi yang dipimpin Ketua Dewan Lingkungan Hidup Kota Makassar, Melinda Aksa, di Kantor Balai Kota Makassar, Kamis (26/3/2026).
Dalam rapat itu, Kepala Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Sulawesi dan Maluku, Dr Azri Rasul, menekankan pentingnya pengendalian sampah dari sumbernya. Menurutnya, pemilahan sampah organik dan anorganik di tingkat masyarakat menjadi langkah awal untuk mengurangi tekanan di TPA Tamangapa yang saat ini kondisinya dinilai tidak lagi kondusif.
“Kalau sampah bisa dikendalikan dari hulu, maka beban TPA berkurang dan risiko pencemaran lingkungan bisa ditekan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa pengelolaan yang buruk berpotensi mencemari air dan sungai di sekitar TPA, sehingga perlu langkah cepat dan terukur agar masyarakat tetap terlindungi.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Makassar, Helmy Budiman, menyebut pengelolaan air lindi menjadi prioritas utama dalam pembenahan TPA.
“Lindi harus ditangani serius karena berkaitan langsung dengan pencemaran lingkungan,” katanya.
Selain itu, DLH juga mendorong perubahan perilaku masyarakat melalui edukasi untuk menghentikan praktik open dumping serta membiasakan pemilahan sampah sejak dari rumah.
“Edukasi masyarakat jadi kunci. Tanpa perubahan perilaku, sistem pengelolaan tidak akan berjalan maksimal,” jelas Helmy.
Ia menegaskan, pembenahan TPA Tamangapa tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas sektor, mulai dari OPD, pemerintah pusat, hingga masyarakat.
Ketua Dewan Lingkungan Hidup Makassar, Melinda Aksa, menambahkan bahwa langkah perbaikan harus berjalan konkret dan terukur, tidak hanya sebatas perencanaan.
“Implementasi di lapangan harus jelas dan konsisten agar hasilnya bisa dirasakan,” tegasnya.
Ke depan, Pemkot Makassar menargetkan transformasi sistem pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungan melalui penguatan metode sanitary landfill, penataan zona, serta peningkatan infrastruktur dan pemantauan lingkungan.
Langkah ini diharapkan mampu mengoptimalkan pengelolaan TPA Tamangapa sekaligus mendorong terwujudnya Makassar yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
