Gandeng 70 Profesor, Gubernur Sulbar Godok Kebijakan Strategis: ‘Berbasis Data dan Riset’

oleh -7 Dilihat
oleh
gandeng 70 profesor gubernur sulbar godok kebijakan strategis berbasis data dan riset

mediasulsel.id – Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, menggandeng 70 profesor dari berbagai perguruan tinggi untuk merumuskan kebijakan strategis daerah. “Kami ingin memastikan setiap kebijakan berbasis data dan riset,” kata Suhardi Duka, Selasa, 12/05/2026.

Mediasulsel.id, Mamuju, Selasa, 12/05/2026 — Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka menerima kunjungan 70 profesor yang tergabung dalam konsorsium akademisi dari Universitas Hasanuddin, Universitas Negeri Makassar, dan Institut Pertanian Bogor. Pertemuan ini membahas penyusunan kebijakan di berbagai sektor seperti infrastruktur, pendidikan, dan ekonomi daerah.

Narasi Utama: Kolaborasi Akademisi dan Pemerintah

Suhardi Duka menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan langkah konkret untuk memperkuat perencanaan pembangunan berbasis bukti. “Kami tidak ingin kebijakan lahir dari asumsi semata. Para profesor hadir untuk memberikan perspektif ilmiah yang bisa dipertanggungjawabkan,” ujar Suhardi di ruang kerjanya, Selasa, 12/05/2026.

Para profesor akan dilibatkan dalam tim perumus yang membahas isu prioritas, mulai dari penanganan kemiskinan hingga pengembangan pariwisata. Mereka dijadwalkan mengadakan serangkaian focus group discussion dalam dua bulan ke depan.

Rincian dan Kesimpulan

Dalam pertemuan tersebut, dibahas pula skema pendanaan riset dan implementasi rekomendasi kebijakan. Gubernur berkomitmen mengalokasikan anggaran khusus untuk tindak lanjut hasil kajian. “Kami siap menindaklanjuti rekomendasi yang lahir dari diskusi ini. Tidak ada kebijakan yang akan diambil tanpa pertimbangan para pakar,” tambahnya.

Ketua konsorsium, Prof. Dr. Andi Nur Alam, menyatakan apresiasinya atas keterbukaan pemerintah daerah. “Ini langkah maju bagi Sulawesi Barat. Kami siap mendukung dengan data dan analisis yang mendalam,” katanya.

Kesimpulannya, kolaborasi ini diharapkan menghasilkan kebijakan yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan, serta menjadi model bagi daerah lain di Indonesia.