Isra Mi’raj Jadi Momentum Penguatan Karakter, SMPN 49 Makassar Lepas Dua Guru Purna Bakti

oleh -14 Dilihat
oleh
Screenshot2026 02 0511075
Isra Mi’raj Penuh Haru di SMPN 49 Makassar, Dua Guru yang Mengabdi Puluhan Tahun Resmi Purna Tugas

mediasulsel.id – Makassar – UPT SPF SMP Negeri 49 Makassar menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang dirangkaikan dengan penguatan karakter peserta didik serta pelepasan dua guru purna bakti, Hj. Asirah, S.Pd dan Sutamat, S.Pd. Kegiatan berlangsung khidmat di lingkungan sekolah pada Rabu, 28 Januari 2026.

Acara tersebut dihadiri oleh kepala sekolah, dewan guru, tenaga kependidikan, peserta didik, serta sejumlah undangan. Peringatan Isra Mi’raj diisi dengan tausiyah keagamaan yang menekankan pentingnya meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari, terutama di lingkungan pendidikan.

Kepala UPT SPF SMP Negeri 49 Makassar, Ikhsan, S.Pd., M.Pd., mengatakan bahwa peringatan Isra Mi’raj menjadi momentum penting bagi seluruh warga sekolah untuk memperkuat nilai keimanan sekaligus membentuk karakter peserta didik.

“Peringatan ini tidak sekadar seremonial, tetapi menjadi sarana pembinaan spiritual agar siswa memiliki akhlak mulia, disiplin, serta tanggung jawab dalam proses belajar maupun kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, sekolah juga menggelar pelepasan dua guru yang telah memasuki masa purna bakti setelah puluhan tahun mengabdi di dunia pendidikan. Prosesi berlangsung penuh haru dan nuansa kekeluargaan.

Hj. Asirah, S.Pd dan Sutamat, S.Pd dikenal sebagai pendidik yang berkontribusi besar terhadap kemajuan SMP Negeri 49 Makassar, baik dalam bidang akademik maupun pembinaan karakter siswa.

Ikhsan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan loyalitas keduanya. Menurutnya, keteladanan yang telah ditunjukkan akan selalu menjadi inspirasi bagi generasi pendidik berikutnya.

Ia berharap, melalui kegiatan tersebut, para peserta didik dapat mengambil hikmah dari peringatan Isra Mi’raj sekaligus meneladani semangat pengabdian para guru purna bakti, sehingga tumbuh menjadi generasi yang beriman, berakhlak mulia, dan berprestasi.