mediasulsel.id – MAKASSAR — Balapan liar kembali marak terjadi di kawasan Center Point of Indonesia (CPI), tepatnya di area Lego-Lego yang berada tidak jauh dari RSUP Makassar. Aksi tersebut disebut berlangsung hampir setiap malam dan paling sering terjadi pada dini hari saat arus lalu lintas mulai lengang.
Diduga, kondisi jalan yang sangat mulus serta didukung penerangan yang terang membuat lokasi ini kerap dimanfaatkan oleh sejumlah remaja untuk memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi. Namun, aktivitas tersebut justru menimbulkan keresahan bagi warga sekitar dan pengguna jalan lainnya.
Sejumlah video balapan liar di kawasan tersebut bahkan viral di media sosial. Dalam rekaman itu terlihat para pengendara memenuhi badan jalan, sementara sebagian lainnya menonton dari pinggir jalan, seolah menjadikan area tersebut sebagai lintasan balap tidak resmi.
Selain menimbulkan kebisingan akibat suara knalpot, aksi ini juga dinilai sangat berbahaya karena berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas. Terlebih, kawasan CPI dikenal sebagai ruang publik yang ramai dikunjungi masyarakat untuk berolahraga, bersantai, maupun menikmati suasana malam Kota Makassar.
“Kalau sudah lewat tengah malam, suaranya sangat mengganggu. Kendaraan juga melaju kencang, jadi kami khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Masyarakat berharap pihak berwenang dapat meningkatkan patroli, khususnya pada malam hingga dini hari, guna mencegah aksi balapan liar terus berulang. Penindakan tegas dinilai penting agar memberikan efek jera kepada para pelaku sekaligus menjaga keamanan kawasan.
Jika tidak segera ditangani, balapan liar dikhawatirkan tidak hanya mengancam keselamatan, tetapi juga merusak citra CPI sebagai salah satu ikon modern Kota Makassar yang seharusnya menjadi ruang publik aman dan nyaman bagi semua kalangan.
