mediasulsel.id – Mahasiswi Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin (FT Unhas) berinisial PJT ditemukan tewas di area kampus di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, pada Rabu, Mei 20, 2026. Korban diduga melompat dari gedung kampus dan sempat mengirim pesan suara via WhatsApp sebelum kejadian. “Kalau misalnya kamu dengan voice note ini, ada kemungkinan besar aku udah nggak ada. Kalau masih sempat tolong temuin aku di parkiran belakang gedung arsi (arsitek),” demikian isi pesan tersebut. Kasus kini ditangani kepolisian.
Mediasulsel.id, Gowa, Rabu, Mei 20, 2026 — Seorang mahasiswi FT Unhas berinisial PJT ditemukan tewas di area kampus setelah diduga melompat dari gedung. Petugas keamanan kampus menemukan korban di lokasi setelah menerima laporan.
Narasi Utama
Peristiwa pertama kali diketahui setelah petugas keamanan kampus menerima laporan dari lokasi kejadian. “Sekuriti kampus mendapat laporan adanya seseorang yang melompat, kemudian melakukan penelusuran dan menemukan tubuh korban,” kata Kabag Humas Unhas Ishaq Rahman, Rabu, Mei 20, 2026.
Sebelum ditemukan tewas, PJT sempat mengirim pesan suara melalui WhatsApp kepada seseorang yang dikenalnya. Dalam voice note itu, korban menyampaikan permintaan agar dirinya ditemui dan dibawa pulang. “Kalau misalnya kamu dengan voice note ini, ada kemungkinan besar aku udah nggak ada. Kalau masih sempat tolong temuin aku di parkiran belakang gedung arsi (arsitek),” kata korban lewat pesan suara. “Intinya banyak hal yang terjadi karena inginku sendiri. Tolong jangan menyalahi diri kamu deh soal ini,” lanjutnya.
Rincian dan Kesimpulan
Ishaq mengatakan pihak kampus belum bisa memastikan penyebab pasti kematian korban. Dia menegaskan kasus tersebut masih dalam penelusuran dan sudah ditangani kepolisian. “Mengenai penyebabnya, apakah bunuh diri atau penyebab lain, saat ini belum bisa kita simpulkan. Masih dalam penelusuran. Kasus ini juga sudah ditangani oleh kepolisian,” ujarnya.
Selain itu, pihak kampus masih mendalami faktor yang melatarbelakangi insiden tersebut. Ishaq juga belum dapat memastikan apakah korban mengalami depresi atau dipengaruhi faktor lain sebelum kejadian. “Kita belum bisa pastikan apakah ada faktor depresi atau faktor lain. Saat ini sedang dilakukan penelusuran,” ucapnya.
Ishaq menyampaikan informasi terkait kasus itu masih terbatas. Dia mengatakan pihak kampus masih mendalami peristiwa tersebut dan menyampaikan duka cita kepada keluarga korban. “Mohon maaf, informasinya masih terbatas. Soalnya kita masih fokus mendalami kasusnya. Juga kita turut berduka cita, kita bersimpati mendalam kepada keluarga,” lanjutnya.
Kasus kematian mahasiswi FT Unhas tersebut kini ditangani aparat kepolisian. Polisi masih mengusut penyebab pasti kejadian. Jika Anda mengalami pikiran untuk bunuh diri, segera konsultasi ke psikiater, psikolog, atau hubungi fasilitas kesehatan terdekat yang menyediakan layanan kesehatan jiwa.
