mediasulsel.id – Makassar — Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Bontoala menetapkan arah pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan warga. Fokus utama diarahkan pada penguatan infrastruktur drainase, pengembangan urban farming, serta tata kelola persampahan yang berkelanjutan. 08/06/26
Lurah Bontoala, Masfufah, menegaskan bahwa program prioritas kelurahan tahun ini diarahkan pada perbaikan infrastruktur dasar dan sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif dan berkelanjutan.
“Kita fokus pada program infrastruktur dan tata kelola persampahan agar lingkungan lebih sehat, tertata, dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” ujarnya dalam forum Musrenbang.
Selain program prioritas tersebut, warga juga menyampaikan sejumlah usulan tambahan. Di antaranya penguatan layanan posyandu serta penyediaan alat pemadam kebakaran di lorong-lorong permukiman sebagai langkah pencegahan kebakaran yang tidak diinginkan.
Dari sisi perencanaan anggaran, perwakilan Bappeda Kota Makassar, Ahmad Amiruddin, memaparkan alokasi dana kelurahan sebesar Rp300 juta. Rinciannya meliputi Rp150 juta untuk pembangunan sarana dan prasarana kelurahan, Rp100 juta untuk pengelolaan sampah, Rp30 juta pemberdayaan masyarakat, serta Rp20 juta pengelolaan taman bacaan (TB).
Ia juga menyampaikan adanya usulan sektoral sebesar Rp500 juta. Anggaran tersebut mencakup Rp400 juta untuk penguatan sarana dan prasarana wilayah serta pemberdayaan masyarakat, dan Rp100 juta untuk operasional Koperasi Kelurahan Merah Putih.
Sementara itu, Camat Kecamatan Bontoala, Andi Akhmad Muhajir Arif, menekankan pentingnya optimalisasi dana kelurahan agar berjalan seiring dengan visi dan misi Wali Kota Makassar.
“Dana kelurahan harus dimaksimalkan pelaksanaannya. Tentu dibutuhkan kerja sama seluruh OPD dan perangkat terkait, terutama dalam memperhatikan administrasi keuangan daerah agar lebih efektif dari sisi waktu dan pelaksanaan,” jelasnya.
Musrenbang Kelurahan Bontoala turut dihadiri para ketua RT/RW, tokoh masyarakat, Ketua LPM, serta perwakilan SKPD, di antaranya Dinas Lingkungan Hidup, Dinas PU, Dinas Perpustakaan, dan Dinas Sosial.
Melalui Musrenbang ini, Kelurahan Bontoala menegaskan komitmennya menghadirkan pembangunan yang partisipatif, tepat sasaran, dan berpihak pada kebutuhan warga.
