mediasulsel.id – Gowa – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa menyerahkan bantuan peralatan usaha kepada 221 pelaku UMKM. Penyerahan dilakukan di Halaman Kantor Dinas Koperasi dan UKM Gowa, Jalan Kompleks Rumah Jabatan, pada Selasa, 13 Januari 2026.
Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan pendapatan masyarakat lewat penguatan usaha produktif.
“Bantuan ini diberikan agar pelaku UMKM bisa meningkatkan produksi dan pendapatannya. Misalnya jika sebelumnya produksi hanya tiga, dengan adanya peralatan baru dari pemerintah, produksinya bisa meningkat hingga dua kali lipat dan pasti akan mendorong kreativitas para pelaku usaha,” kata Husniah.
Menurutnya, dukungan peralatan yang memadai akan membantu pelaku UMKM menghasilkan produk yang lebih menarik, berkualitas, dan diminati masyarakat. Arah kebijakan itu disebut sejalan dengan upaya mendorong kemandirian ekonomi keluarga.
“Inilah tujuan pemerintah hadir membantu masyarakat, agar usaha yang dijalankan berkembang dan berdampak langsung pada peningkatan pendapatan keluarga,” ujarnya.
Husniah juga menyebut jumlah penerima bantuan tahun ini menjadi yang terbanyak. Pemkab, kata dia, akan mengupayakan peningkatan jumlah bantuan pada tahun berikutnya.
“Tahun ini meningkat menjadi 221 UMKM karena masuk dalam program prioritas. Insyaallah ke depan akan kita upayakan jumlahnya semakin bertambah agar pendapatan masyarakat kita juga semakin meningkat,” jelasnya.
UMKM Gowa 2025 Capai 60.537, Naik dari 2024
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Gowa Mahmuddin menyampaikan bantuan peralatan UMKM merupakan salah satu program prioritas Bupati dan Wakil Bupati Gowa Darmawangsyah Muin dalam paket program “Hati Damai”.
Program tersebut masuk dalam prioritas kelima dari sembilan program Pemkab Gowa, dengan fokus penguatan ekonomi kerakyatan dan peningkatan daya saing UMKM.
Mahmuddin menyebut jumlah UMKM Gowa pada 2025 tercatat 60.537 unit, terdiri dari 56.204 usaha mikro, 3.790 usaha kecil, dan 542 usaha menengah. Angka itu meningkat dibanding 2024 yang berjumlah 58.271 UMKM.
Untuk penerima bantuan tahun ini, total 221 UMKM tersebar di 18 kecamatan. Rinciannya, 141 UMKM perempuan dan 80 UMKM laki-laki, termasuk 7 UMKM penyandang disabilitas.
“Jumlah bantuan ini sangat meningkat dan menjadi bukti nyata komitmen Pemkab Gowa dalam memperkuat peran UMKM sebagai salah satu tulang punggung perekonomian masyarakat,” katanya.
Penerima Bantuan: Mesin Jahit Baru Bikin Produksi Bisa Nambah
Salah satu penerima bantuan, Halijah, pelaku usaha jahit di Katangka, mengaku bersyukur setelah menerima mesin jahit.
“Alhamdulillah sangat bersyukur. Insyaallah dengan mesin baru ini kami berharap produksi bisa bertambah. Saat ini saya sudah mempekerjakan dua orang,” ujarnya.
Selain peralatan jahit, Pemkab Gowa juga menyalurkan peralatan masak seperti kompor, panci, wajan besar, hingga etalase jualan, gerobak usaha, kompresor, dan perlengkapan penunjang lain. Jenis bantuan disesuaikan kebutuhan masing-masing UMKM dan diserahkan bertahap.
Dalam kegiatan itu, Bupati Gowa didampingi Wakil Ketua DPRD Gowa Taufik Surullah, Sekda Gowa Andy Azis, Kadis Koperasi dan UKM Mahmuddin, serta Camat Somba Opu Nuraeny Apriyani. Mereka juga menyerahkan bantuan untuk UMKM disabilitas dan UMKM perbengkelan secara simbolis.
