Refleksi Setahun Kepemimpinan, Bupati Takalar Paparkan Transformasi Digital, Kepala Bapenda Enggan Jawab Strategi Digitalisasi PAD 2026

oleh -2 Dilihat
oleh
Satu tahun kepemimpinan Bupati Takalar Daeng Manye bersama Wakil Bupati Takalar H. Hengky Yasin menghadirkan berbagai transformasi nyata di bidang ekonomi, sosial, serta digitalisasi pemerintahan.
Satu tahun kepemimpinan Bupati Takalar Daeng Manye bersama Wakil Bupati Takalar H. Hengky Yasin menghadirkan berbagai transformasi nyata di bidang ekonomi, sosial, serta digitalisasi pemerintahan.

mediasulsel.id – TAKALAR – Pemerintah Kabupaten Takalar menggelar kegiatan Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Takalar, Senin (2/3/2026), di Ruang Pola Kantor Bupati Takalar.

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memaparkan berbagai capaian selama satu tahun kepemimpinan Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye bersama Wakil Bupati H. Hengky Yasin.

Dalam acara tersebut hadir Ketua dan Anggota DPRD Takalar, unsur Forkopimda, pimpinan OPD lingkup Pemkab Takalar, para kepala desa dan lurah, pimpinan organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga unsur organisasi kepemudaan.

Pada kesempatan itu juga diputar video dokumentasi yang menampilkan sejumlah capaian pembangunan selama satu tahun kepemimpinan pasangan tersebut, mulai dari sektor ekonomi, sosial hingga digitalisasi pemerintahan.

Dalam sambutannya, Bupati Takalar menegaskan bahwa langkah pembangunan lima tahun ke depan sangat ditentukan oleh pijakan awal yang kuat.

“Seribu langkah ke depan sangat ditentukan oleh satu langkah di awal. Lima tahun ke depan ditentukan oleh satu tahun perjalanan. Momentum hari ini, yang bertepatan dengan bulan suci Ramadan, menjadi kesempatan bagi kami untuk merefleksikan perjalanan satu tahun kepemimpinan di Takalar,” ujarnya.

Ia juga menegaskan komitmennya untuk mewujudkan visi “Takalar Maju dan Berdaya Saing Melalui Ekonomi Digital.” Menurutnya, perkembangan teknologi yang pesat menuntut pemerintah dan masyarakat untuk mampu beradaptasi, khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis digital.

Dalam paparannya, Bupati Takalar juga menyampaikan tujuh program prioritas Takalar Unggul, di antaranya pengembangan teknologi serta transformasi digital, serta upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Namun, ketika tim redaksi mediasulsel.id mencoba mengonfirmasi lebih lanjut terkait strategi peningkatan PAD Kabupaten Takalar tahun 2026, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Takalar, Rusdi, enggan memberikan keterangan.

Ketika ditemui di kantornya pada 23 Februari 2026, Rusdi menyampaikan secara singkat bahwa dirinya belum dapat memberikan keterangan terkait hal tersebut.

“Saya tidak bisa jawab,” ujarnya singkat saat ditemui, sebelum kemudian meninggalkan lokasi dengan terburu-buru.

Padahal, reporter mediasulsel.id telah berusaha menjelaskan bahwa kehadiran mereka bertujuan untuk melakukan wawancara terkait strategi sosialisasi dan langkah konkret peningkatan PAD Kabupaten Takalar pada tahun 2026.

Sikap tersebut membuat wartawan tidak mendapatkan penjelasan lebih lanjut terkait rencana maupun strategi yang akan dilakukan pemerintah daerah dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah ke depan.