PendidikanMakassar

K3S Tallo Gelar Digitalisasi Pembelajaran di SDI Kaluku Bodoa

0
×

K3S Tallo Gelar Digitalisasi Pembelajaran di SDI Kaluku Bodoa

Sebarkan artikel ini
K3S Kecamatan Tallo menggelar digitalisasi pembelajaran di SDI Kaluku Bodoa Makassar, Kamis 27 Agustus 2026
Kegiatan pengimbasan Program Digitalisasi Pembelajaran Jenjang SD 2026 K3S Kecamatan Tallo di SDI Kaluku Bodoa, Makassar, Kamis 27 Agustus 2026. Foto Realitasnews.net

mediasulsel.id, Makassar, Jumat, 28/08/2026 — Digitalisasi pembelajaran Tallo diperkuat melalui kegiatan pengimbasan Program Digitalisasi Pembelajaran Jenjang SD Tahun 2026 yang digelar Kelompok Kerja Kepala Sekolah atau K3S Kecamatan Tallo di SDI Kaluku Bodoa, Makassar, Kamis, 27/08/2026.

Digitalisasi Pembelajaran Tallo Dorong Kepala Sekolah Jadi Penggerak

Kegiatan diikuti seluruh kepala sekolah SD Negeri se-Kecamatan Tallo dan dipimpin langsung Ketua K3S Kecamatan Tallo, Dr. Sunardi, S.Pd., M.Pd.

Program dikemas dalam bentuk sosialisasi dan pelatihan untuk memperkuat kapasitas kepala sekolah dalam mendorong penerapan pembelajaran berbasis digital di sekolah masing-masing.

“Digitalisasi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Kepala sekolah harus menjadi motor penggerak,” kata Dr. Sunardi, Ketua K3S Kecamatan Tallo, Kamis, 27/08/2026.

Menurut Sunardi, penerapan teknologi dapat dimulai dari langkah sederhana dengan memanfaatkan aplikasi yang tersedia, mengoptimalkan perangkat sekolah, serta meningkatkan literasi digital guru.

Ia menilai pemanfaatan teknologi juga dapat membantu guru mengembangkan materi yang lebih relevan, memperluas sumber belajar, dan membuat proses pembelajaran lebih efektif serta interaktif.

Peserta Praktik Platform Digital dan Bahas Kendala Sekolah

Dalam sesi pelatihan, peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga melakukan praktik langsung menggunakan sejumlah platform pembelajaran digital.

Para kepala sekolah turut membahas tantangan yang masih dihadapi di lapangan, termasuk keterbatasan jaringan internet, ketersediaan perangkat, dan kebutuhan pelatihan lanjutan bagi guru.

K3S Kecamatan Tallo menargetkan setiap sekolah memiliki program rintisan digitalisasi pembelajaran pada 2026 serta membangun jejaring kolaborasi antar sekolah untuk saling berbagi pengalaman dan praktik baik.

“Alhamdulillah, kegiatan ini berlangsung hangat dan interaktif, serta diskusi dapat berjalan dengan baik, aman, dan lancar sesuai yang kita harapkan bersama,” kata Sunardi.

Melalui pengimbasan tersebut, kepala sekolah diharapkan dapat menyusun langkah penerapan teknologi yang sesuai dengan kondisi sarana, kemampuan guru, dan kebutuhan siswa di sekolah masing-masing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *