Pendidikan

Maulid Nabi SMP Negeri 4 Makassar Tekankan Akhlak di Era Kecerdasan Buatan

3
×

Maulid Nabi SMP Negeri 4 Makassar Tekankan Akhlak di Era Kecerdasan Buatan

Sebarkan artikel ini
IMG 20260910 WA0039 11zon

mediasulsel.id, Makassar, Rabu, 09/09/2026 — SMP Negeri 4 Makassar memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di halaman sekolah, Rabu, 9 September 2026, dengan menekankan pentingnya kecerdasan, kesantunan, dan akhlak mulia di tengah perkembangan kecerdasan buatan.

Kegiatan diikuti seluruh warga sekolah serta dihadiri Pengawas Dinas Pendidikan Kota Makassar Drs. Syafri Hursasia Sy, M.M., Kepala SMP Negeri 4 Makassar Hj. Enni, S.Pd., M.Pd., guru, staf tata usaha, dan peserta didik.

Maulid Nabi SMP Negeri 4 Makassar Kaitkan Keteladanan dengan Era AI

Peringatan Maulid Nabi tahun ini mengangkat tema “Nabi Muhammad SAW Sebagai Teladan, Menjadi Manusia yang Cerdas, Santun, dan Berakhlak Mulia di Era Kecerdasan Buatan”.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan selawat Nabi, kemudian dilanjutkan penampilan kasidah dari tim SMP Negeri 4 Makassar.

Pengawas Dinas Pendidikan Kota Makassar Drs. Syafri Hursasia Sy, M.M. mengapresiasi pelaksanaan Maulid Nabi sebagai sarana menanamkan keimanan sekaligus keteladanan kepada peserta didik.

“Di tengah arus kemajuan teknologi yang begitu pesat, generasi muda dituntut tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi kokoh pula akhlaknya sebagaimana akhlak Rasulullah SAW,” kata Syafri dalam sambutannya, Rabu, 09/09/2026.

Ia berharap tema yang diangkat sekolah dapat menjadi pedoman dalam membentuk generasi yang unggul, berkarakter, dan memiliki akhlak mulia.

Kepala SMP Negeri 4 Makassar Hj. Enni, S.Pd., M.Pd. menilai kemajuan teknologi dan kecerdasan buatan perlu diimbangi dengan nilai kemanusiaan dan keteladanan Rasulullah.

“Teknologi memang memudahkan hidup kita, tetapi teknologi tidak memiliki hati,” kata Enni, Rabu, 09/09/2026.

Menurutnya, kecerdasan tanpa akhlak dapat membawa seseorang pada penggunaan pengetahuan dan teknologi yang keliru.

Karena itu, ia mendorong siswa menjadikan akhlak dan kesantunan Nabi Muhammad SAW sebagai pedoman ketika belajar, berinteraksi, maupun memanfaatkan teknologi.

Siswa Diingatkan Bijak Menggunakan Teknologi

Pesan serupa disampaikan Ustaz Kahar, S.Pd.I. saat membawakan tausiah di hadapan peserta kegiatan.

Ia menjelaskan bahwa kecerdasan dalam ajaran Islam tidak berhenti pada kemampuan intelektual, tetapi juga tercermin melalui kemampuan menjaga ucapan, perilaku, dan hubungan dengan sesama.

Nilai tersebut dinilai semakin penting ketika interaksi manusia juga berlangsung di ruang digital yang memungkinkan informasi menyebar dengan cepat dan luas.

“Kecerdasan buatan bisa meniru banyak hal, tetapi ia tidak bisa meniru kejujuran, keikhlasan, dan akhlak mulia yang diajarkan Rasulullah SAW,” kata Kahar.

Ia mengajak siswa mampu menguasai teknologi sekaligus mempertahankan kesantunan dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari.

Para peserta didik juga diingatkan memanfaatkan teknologi sebagai sarana belajar dan melakukan hal-hal bermanfaat, bukan untuk menyebarkan keburukan maupun perilaku tidak santun.

Selain tausiah, peringatan Maulid Nabi dimeriahkan dengan sejumlah penampilan siswa berupa pembacaan puisi Islami, pidato bertema keteladanan Nabi, dan hadrah.

Rangkaian acara kemudian ditutup dengan doa bersama agar peserta didik mampu meneladani sifat siddiq, amanah, tabligh, dan fatanah dalam menghadapi perkembangan zaman.

Melalui peringatan tersebut, SMP Negeri 4 Makassar menempatkan kemajuan teknologi sebagai sarana yang perlu digunakan secara cerdas sekaligus bertanggung jawab.

Sekolah juga menegaskan bahwa kemampuan memanfaatkan kecerdasan buatan perlu berjalan bersama pembentukan karakter, kesantunan, kejujuran, dan akhlak mulia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *