Makassar, Mediasulsel.id — Di tengah musibah yang baru saja dialaminya, Bhabinkamtibmas Kelurahan Baraya, Kecamatan Bontoala, Aiptu Subur, S.H., tetap menunjukkan kepeduliannya kepada warga binaan.
Aiptu Subur mendatangi rumah duka seorang balita di Jalan Kandea 3, RT 003/RW 006, Kelurahan Baraya, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, Senin (28/9/2026).
Kehadiran Aiptu Subur di rumah duka dilakukan setelah dirinya mendapat informasi dari salah seorang warga terkait kabar duka tersebut.
Bhabinkamtibmas yang akrab disapa Pak Subur itu langsung bergerak menuju kediaman almarhumah untuk menyampaikan belasungkawa sekaligus memberikan dukungan kepada keluarga yang sedang berduka.
Di rumah duka, Aiptu Subur terlihat duduk bersama keluarga dan warga. Kehadirannya menjadi bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang selama ini menjadi bagian dari wilayah binaannya.
“Saya mendapat kabar dari warga bahwa ada keluarga yang sedang berduka. Sebagai Bhabinkamtibmas, saya datang untuk menyampaikan belasungkawa dan memberikan dukungan kepada keluarga,” ujar Aiptu Subur.
Kehadiran tersebut berlangsung sehari setelah dirinya mengalami musibah dalam peristiwa tawuran yang terjadi di kawasan Jalan Kandea, Minggu dini hari (27/9/2026).
Motor milik Aiptu Subur yang biasa digunakan untuk menunjang aktivitasnya berkeliling Kelurahan Baraya, memantau keamanan serta menyambangi warga, hangus dibakar oleh orang tak dikenal saat situasi tawuran memanas.
Meski kendaraan yang menjadi salah satu penunjang tugasnya terbakar, Aiptu Subur tetap menjalankan aktivitas pelayanan kepada masyarakat.
“Motor itu memang biasa saya gunakan untuk berkeliling dan memantau wilayah serta menyambangi warga. Tapi tugas kepada masyarakat tetap harus berjalan,”katanya.
Sikap tersebut menunjukkan bahwa aktivitas Bhabinkamtibmas tidak hanya berkaitan dengan menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga membangun kedekatan serta kepedulian terhadap masyarakat di wilayah binaannya.
Sementara itu, peristiwa tawuran di Jalan Kandea yang menyebabkan motor Bhabinkamtibmas terbakar masih menjadi perhatian aparat kepolisian. Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu dini hari dan melibatkan sejumlah kelompok yang terlibat aksi tawuran.
Kini, di tengah situasi tersebut, Aiptu Subur kembali berada di tengah masyarakat untuk memberikan pelayanan dan memastikan warga binaannya tetap mendapatkan perhatian.
“Kami tetap berusaha hadir untuk masyarakat. Kalau ada warga yang membutuhkan kehadiran kami, tentu akan kami datangi,”tutupnya.












