Demo Pemekaran Provinsi Luwu Raya di Palopo Memanas, Mahasiswa Kena Luka Bakar

oleh -6 Dilihat
oleh
Screenshot2026 01 1119333
AKSI DEMO LUWU RAYA – Sejumlah mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa menuntut pemekaran Provinsi Luwu Raya di depan Taman I Love Palopo City, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, Sabtu (10/1/2026). Aksi sempat memanas saat pembakaran ban, menyebabkan seorang mahasiswa mengalami luka bakar./Dok Ist

mediasulsel.id – PALOPO – Aksi Aliansi Perjuangan Masyarakat Tana Luwu di Kota Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel), memanas saat massa membakar ban bekas. Seorang mahasiswa dilaporkan mengalami luka bakar dalam demonstrasi yang menuntut pemekaran wilayah menjadi Provinsi Luwu Raya itu.

Aksi digelar di depan Taman I Love Palopo City, Kelurahan Binturu, Kecamatan Wara Selatan, Palopo, Sabtu (10/1/2026) sore. Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi tersebut menutup Jalan Andi Djemma sambil membentangkan spanduk tuntutan.

banner DPRD Makassar 728x90

Dalam orasinya, massa menekankan dorongan pembentukan Provinsi Luwu Raya sebagai agenda pemekaran wilayah di Tana Luwu. Mereka menyuarakan agar aspirasi tersebut segera ditindaklanjuti oleh pemerintah pusat dan pihak terkait.

Massa juga sempat menghentikan sebuah mobil boks. Sejumlah demonstran kemudian berorasi dari atas kendaraan tersebut di tengah penutupan jalan.

Ketegangan terjadi saat massa hendak membakar ban. Warga sekitar menolak pembakaran karena khawatir asap mengganggu aktivitas di sekitar lokasi.

“Boleh demo, tapi jangan bakar ban. Kami masyarakat sekitar sini terganggu dengan asapnya,” teriak seorang warga di lokasi.

Meski begitu, massa tetap membakar ban bekas. Di tengah situasi tersebut, seorang mahasiswa dilaporkan mengalami luka bakar. Belum diketahui pasti kronologi detail luka bakar itu, namun kondisi tersebut membuat perhatian massa dan warga sempat terpecah.

Seorang warga juga terlihat berusaha memadamkan api ban yang terbakar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.