mediasulsel.id – GOWA –Bupati Gowa Husniah Talenrang mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Gowa untuk lebih disiplin menjaga kebersihan lingkungan, terutama tidak membuang sampah sembarangan di drainase dan saluran air.10/01/26
Imbauan itu disampaikan Bupati Gowa melalui unggahan di media sosial Instagram pribadinya, menyusul meningkatnya potensi banjir akibat penumpukan sampah yang menghambat aliran air.
Menurut Husniah, salah satu penyebab utama banjir di wilayah perkotaan dan permukiman adalah sampah yang menumpuk di drainase, sehingga air hujan tidak dapat mengalir dengan lancar dan berisiko meluap ke jalan serta rumah warga.
“Saya menghimbau dan mengajak masyarakat untuk membuang sampahnya pada tempatnya dan tetap menjaga kebersihan kota yang kita cintai,” tulis Husniah Talenrang dalam unggahannya.
Gowa Masuk Kategori Awas Cuaca Ekstrem
Imbauan tersebut menjadi semakin relevan setelah BMKG Sulawesi Selatan menetapkan sejumlah wilayah di Sulsel, termasuk Kabupaten Gowa, dalam kategori Awas akibat potensi cuaca ekstrem.
BMKG mengingatkan adanya peningkatan intensitas hujan yang berpotensi memicu banjir, genangan, hingga longsor, terutama di daerah dengan sistem drainase yang tidak berfungsi optimal.
Kolaborasi Warga Jadi Kunci Pencegahan Banjir
Bupati Husniah menegaskan, upaya pemerintah daerah dalam membersihkan saluran air dan menangani titik rawan banjir tidak akan maksimal tanpa dukungan masyarakat.
Ia berharap kesadaran warga untuk tidak membuang sampah sembarangan dapat menjadi langkah sederhana namun berdampak besar dalam mencegah banjir.
“Menjaga kebersihan bukan hanya tugas pemerintah, tapi tanggung jawab kita bersama demi keselamatan dan kenyamanan lingkungan,” tegasnya.
Lihat Juga: Reklame Gowa Tembus Rp 4,4 M, Aras Saham: Baru Tahun Ini Dikelola Bapenda dan Capai 100%
Pemerintah Kabupaten Gowa pun terus mengintensifkan langkah antisipasi banjir, sembari mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif menjaga drainase tetap bersih, khususnya di tengah ancaman cuaca ekstrem.











