mediasulsel.id – MAKASSAR — Pengurus Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Kota Makassar periode 2025–2029 menegaskan komitmennya untuk memperkuat pembinaan atlet serta menghadirkan sistem kompetisi yang berjenjang guna menjaga tradisi prestasi pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan.
Hal tersebut disampaikan Ketua FORKI Makassar, Andi Asminullah, saat Rapat Kerja Pengurus FORKI Makassar yang dirangkaikan dengan kegiatan buka puasa bersama di Hotel Horison Ultima, Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, Senin (16/3/2026).
Andi Asminullah menjelaskan bahwa kepengurusan FORKI Makassar saat ini masih dalam tahap awal sehingga rapat kerja menjadi momentum penting untuk merumuskan berbagai program strategis yang akan dijalankan selama masa kepengurusan.
Menurutnya, beberapa program utama yang menjadi fokus organisasi antara lain penguatan latihan bersama antar-dojo, pembinaan atlet secara berkelanjutan, serta penyelenggaraan berbagai kejuaraan Karate-Do di Makassar.
“Fokus kami adalah membangun pembinaan atlet yang lebih terarah. Selain itu, kami juga akan memperbanyak agenda latihan bersama dan kompetisi agar kemampuan atlet terus berkembang,” ujarnya.
Terkait agenda kejuaraan, ia menuturkan bahwa FORKI Makassar akan menyesuaikan jadwal kegiatan dengan agenda tingkat nasional maupun Provinsi Sulawesi Selatan agar tidak terjadi tumpang tindih kegiatan.
Meski demikian, seluruh program yang dirancang tetap akan dikoordinasikan dengan Pengurus Besar FORKI serta pengurus FORKI Sulawesi Selatan agar pelaksanaannya sejalan dengan kebijakan organisasi di tingkat lebih tinggi.
Selain pembinaan atlet, kepengurusan baru juga memberi perhatian pada pengembangan atlet usia dini, peningkatan kualitas pelatih dan wasit, serta penyelenggaraan kompetisi secara bertahap.
Untuk mendukung latihan para atlet, pihaknya juga tengah melakukan pendataan terhadap seluruh dojo yang beroperasi di Kota Makassar guna memetakan kondisi sarana dan prasarana yang ada.
Lebih lanjut, Andi Asminullah menyebutkan bahwa FORKI Makassar menargetkan hasil yang lebih baik pada Porprov Sulsel XVIII 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada September mendatang dengan Kabupaten Wajo dan Kabupaten Bone sebagai tuan rumah bersama.
Menurutnya, melalui program pembinaan yang lebih terstruktur dan kompetisi yang rutin, peluang untuk mempertahankan bahkan meningkatkan prestasi atlet karate Makassar di ajang tersebut akan semakin terbuka.
