mediasulsel.id – Ruas Jalan Poros Kanjilo, Kecamatan Barombong, Kabupaten Gowa, dilaporkan mengalami kerusakan dan mulai mengganggu kelancaran arus lalu lintas.
Pantauan Mediasulsel.id, permukaan jalan tampak berlubang dan tergerus pada beberapa titik.
Kedalaman lubang diperkirakan mencapai sekitar 7 cm.
Kondisi itu membuat pengendara—terutama mobil—melambat dan saling menghindari lubang saat melintas.
Akibatnya, antrean kendaraan kerap terbentuk ketika volume lalu lintas meningkat.
Dari situasi di lapangan, kemacetan terjadi karena laju kendaraan tidak stabil dan titik rusak menjadi “bottleneck” di tengah arus.
Sejumlah pengendara memilih mengambil jalur yang dianggap lebih aman, sehingga lajur menjadi menyempit dan pergerakan tersendat.
Kerusakan ini juga dinilai berisiko memicu insiden, khususnya bagi pengendara roda dua saat hujan atau kondisi jalan gelap.
Warga berharap perbaikan dilakukan segera agar jalur ini kembali nyaman dilalui.
Sebelumnya, Kepala Bidang Jalan Dinas PUPR Gowa, Rusdy AR, menjelaskan rencana awal pembangunan jalan tahun 2025 mencapai 86,70 kilometer.
Namun rencana itu berkurang setelah Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang jalan tahun 2025 tidak diturunkan oleh pemerintah pusat.
“Untuk tahun 2025, Dinas PUPR Kabupaten Gowa melaksanakan kegiatan pengaspalan jalan sepanjang 58,79 km yang tersebar di seluruh kecamatan,” ujar Rusdy AR kepada reporter Mediasulsel.id, Rabu (26/11/2025).
Rusdy menegaskan pengurangan panjang jalan yang dikerjakan bukan karena ketidakmampuan daerah, melainkan dampak efisiensi anggaran nasional.
“Ini berkurang dari rencana awal 86,70 km karena adanya efisiensi anggaran dari pusat sehingga DAK bidang jalan tahun 2025 dinolkan,” jelasnya.
Di sisi lain, pernyataan itu juga menjadi sorotan publik, karena warga kini menunggu komitmen tersebut hadir pada ruas-ruas yang benar-benar mendesak di lapangan, termasuk Poros Kanjilo di Barombong.
Pemkab Gowa melalui PUPR sebelumnya menyatakan tetap memprioritaskan ruas strategis yang menunjang mobilitas warga, konektivitas antar kecamatan, dan penguatan ekonomi kawasan.
Karena itu, masyarakat berharap penanganan titik rusak di Poros Kanjilo bisa dipercepat, minimal melalui perbaikan darurat agar kemacetan tidak makin parah saat jam sibuk.
Lihat Juga: Reklame Gowa Tembus Rp 4,4 M, Aras Saham: Baru Tahun Ini Dikelola Bapenda dan Capai 100%
Hingga berita ini ditulis, kondisi lubang di ruas Poros Kanjilo masih tampak dan pengendara masih harus melambat untuk menghindarinya.
Penulis : Bakri
Editor : Akbar Tanjung








