Lapak PKL Depan SMK 4 Makassar Dicat Kuning, Viral di Medsos Tuai Pro-Kontra

oleh -0 Dilihat
oleh
Screenshot2026 02 0811555
Viral Lapak PKL Depan SMK 4 Makassar Dicat Kuning, Warganet Soroti Keadilan Penertiban

mediasulsel.id – Makassar – Sejumlah lapak pedagang kaki lima (PKL) di depan SMK 4 Makassar mendadak viral di media sosial setelah terlihat dicat warna kuning. Video dan foto yang beredar luas memicu beragam komentar dari warganet.08/02/26

Dalam unggahan tersebut, tampak beberapa lapak pedagang berada di area trotoar dan badan jalan. Pengecatan itu diduga menjadi bagian dari penataan atau penertiban yang tengah dilakukan pemerintah setempat.

banner DPRD Makassar 728x90

Beragam reaksi pun bermunculan di kolom komentar. Sebagian warganet menilai penertiban harus dilakukan secara adil dan merata tanpa tebang pilih.

“Harus merata dan adil, tidak boleh pilih kasih,” tulis salah seorang pengguna.

Komentar lain juga mempertanyakan langkah tersebut.

“Mau cari aman,” tulis netizen lainnya singkat.

Ada pula yang menyoroti peran pemerintah kecamatan dalam melakukan penertiban.

“Camat harus merata dalam penertiban pedagang kaki lima,” komentar seorang pengguna.

Diketahui, dalam beberapa hari terakhir penertiban PKL memang intens dilakukan di sejumlah kecamatan di Makassar sebagai bagian dari upaya penataan ruang publik.

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin sebelumnya menegaskan bahwa camat yang baru dilantik akan langsung mengemban tugas penting, termasuk melanjutkan penertiban PKL demi menjaga hak masyarakat atas fasilitas umum.

“Artinya di atas jalan, di atas trotoar sudah ada hak-hak orang lain yang ada di sana. Itu tidak boleh kita ambil,” tegas Munafri.

Menurutnya, trotoar dan badan jalan merupakan ruang publik yang diperuntukkan bagi pejalan kaki serta pengguna jalan, sehingga tidak bisa digunakan secara sembarangan.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak kecamatan terkait tujuan pengecatan kuning pada lapak PKL di depan SMK 4 Makassar tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *