mediasulsel.id Menteri Agama Prof. Nasaruddin Umar menjelaskan bahwa terdapat perbedaan pandangan ulama terkait niat puasa Ramadan.
Menurut Imam Malik, niat puasa boleh dilakukan sekali saja pada malam pertama Ramadan dengan diniatkan untuk satu bulan penuh. Sementara itu, menurut Imam Syafi’i, niat harus diperbarui setiap malam. Adapun Imam Abu Hanifah mensyaratkan niat dilakukan pada malam hari sebelum fajar.
Karena itu, waktu yang paling baik untuk berniat adalah setelah salat Isya atau saat salat tarawih. Ia juga mengingatkan agar tidak berniat pada waktu subuh karena tidak memenuhi syarat sah puasa menurut sebagian mazhab.
Prof. Nasaruddin menegaskan bahwa secara fikih memang boleh berniat satu kali untuk sebulan penuh mengikuti pendapat Imam Malik. Namun, sebagai langkah kehati-hatian, umat Islam dianjurkan tetap memperbarui niat setiap malam.
Dalam pengalaman banyak individu, termasuk yang sering lupa, membiasakan niat saat salat tarawih atau setelah Isya menjadi cara paling aman agar puasa tetap sah dan bernilai ibadah.
