Makassar

Pemkot Makassar memperkuat tim verifikasi pada sekolah padat peminat SPMB 2026

1
1002725914.jpg

mediasulsel.id –  Makassar Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), memperkuat tim verifikasi pada sekolah padat peminat untuk Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026, seperti di SMPN 6 dan SMPN 3 Makassar.

Tingginya jumlah calon peserta didik yang mendaftar di kedua sekolah favorit itu membuat Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar melakukan penguatan tim verifikasi terhadap seluruh tahapan seleksi agar berlangsung adil, transparan, dan tepat waktu.

“Awalnya verifikator kami hanya tujuh orang. Karena jumlah pendaftar sangat banyak, kami menambah tiga verifikator lagi sehingga total menjadi 10 orang. Langkah ini dilakukan agar proses verifikasi berjalan lebih lancar dan cepat,” ujar Kepala SMPN 6 Makassar Andi Mindarwati di Makassar, Jumat

Dia menyebut sejak dibukanya pendaftaran jalur prestasi, afirmasi, mutasi, dan prestasi non-akademik, jumlah pendaftar terus meningkat karena seluruh calon peserta didik memiliki kesempatan yang sama untuk bersaing masuk ke salah satu sekolah favorit di Kota Makassar tersebut.

“Tahun ini memang pendaftarnya sangat banyak, khususnya pada jalur prestasi. Semua anak memiliki peluang yang sama untuk masuk di SMPN 6 sehingga jumlah pendaftar meningkat cukup signifikan,” ujar Andi Mindarwati.

Ia mengakui pada awal proses pendaftaran sempat terjadi kendala dalam tahapan verifikasi berkas, namun kondisi tersebut berhasil diatasi melalui koordinasi dengan Disdik Kota Makassar dengan menambah jumlah petugas verifikasi.

Menurutnya, penambahan personel terbukti efektif mempercepat proses validasi dokumen. Hingga hari terakhir pendaftaran, sebagian besar berkas telah berhasil diverifikasi dan masuk dalam sistem perangkingan.

Berdasarkan data yang tercatat di sistem pada hari terakhir pendaftaran, jumlah pendaftar jalur non-domisili di SMPN 6 Makassar mencapai 578 orang. Jumlah tersebut merupakan gabungan dari pendaftar jalur prestasi akademik, prestasi non-akademik, afirmasi, dan mutasi.

Dari total pendaftar tersebut, sekolah telah menyelesaikan validasi terhadap 474 berkas, sementara 45 berkas masih menunggu verifikasi, 5 berkas sedang diverifikasi, dan 9 berkas menunggu proses validasi akhir.

Kepala SMP Negeri 3 Makassar Kaswadi mengatakan proses verifikasi di SMPN 3 Makassar didukung jaringan internet yang stabil, sehingga tidak menghambat kinerja tim verifikator.

Saat ini sekolah menyiapkan lima verifikator utama yang bekerja secara bergantian serta tiga verifikator cadangan untuk mengantisipasi peningkatan jumlah pendaftar pada periode tertentu.

Saat ini seluruh data pendaftar yang masuk ke sistem dapat diakses dan diverifikasi dengan baik oleh tim sekolah. Kendala yang dihadapi sejauh ini umumnya hanya terkait kelengkapan dokumen yang diunggah oleh calon peserta didik.

“Hanya ada beberapa pendaftar yang masih menunggu karena dokumen yang dilampirkan belum lengkap, sehingga kami menunggu mereka atau orang tua siswa untuk melengkapi berkas tersebut sebelum dilakukan validasi,” ujarnya.

Exit mobile version