mediasulsel.id – MAKASSAR – Kabar duka datang dari dunia politik dan hukum di Kota Makassar. Politisi senior Partai Golkar sekaligus advokat, Yusuf Gunco, meninggal dunia, Sabtu (12/9/2026).
Pria yang akrab disapa Yugo itu dikabarkan berpulang melalui pesan belasungkawa yang beredar di sejumlah grup WhatsApp.
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Telah berpulang ke Rahmatullah Bapak Yusuf Gunco pada hari ini, 12 September 2026,” demikian isi pesan duka yang beredar.
Dalam pesan tersebut disebutkan jenazah Yusuf Gunco disemayamkan di rumah duka di Kompleks Hartaco Indah, Makassar.
Keluarga dan kerabat turut memohon agar kesalahan dan kekhilafan almarhum semasa hidup dimaafkan. Doa juga dipanjatkan agar amal ibadah Yugo diterima dan mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.
Kabar Duka Yusuf Gunco Sempat Beredar Mei 2026
Kabar mengenai meninggalnya Yusuf Gunco sebelumnya pernah beredar pada Mei 2026.
Namun, informasi tersebut ketika itu dibantah pihak Partai Golkar Sulawesi Selatan. Yugo saat itu disebut masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Kini, kabar duka kembali beredar pada Sabtu, 12 September 2026, disertai informasi mengenai rumah duka.
Jejak Yusuf Gunco di Politik Makassar
Yusuf Gunco dikenal sebagai salah satu politisi Golkar yang cukup lama berkecimpung di dunia politik Kota Makassar.
Selain berprofesi sebagai advokat, Yugo pernah menjadi anggota DPRD Kota Makassar.
Pada Pemilu 2024, Yusuf Gunco kembali maju sebagai calon anggota DPRD Kota Makassar melalui Partai Golkar dari daerah pemilihan Makassar 5.
Yugo memperoleh 14.715 suara dan menjadi salah satu caleg Golkar yang terpilih dari daerah pemilihan tersebut.
Di internal Partai Golkar Makassar, Yugo juga pernah dipercaya mengemban posisi yang berkaitan dengan bidang hukum dan HAM.
Aktivitas politik tersebut berjalan beriringan dengan profesinya sebagai advokat. Yugo dikenal memiliki latar belakang pendidikan hukum hingga meraih gelar doktor.
Pernah Jadi Kuasa Hukum PSM Makassar
Nama Yusuf Gunco juga tidak asing di kalangan sepak bola Makassar.
Yugo pernah dipercaya menjadi kuasa hukum manajemen PSM Makassar dan menangani sejumlah persoalan hukum yang berkaitan dengan klub berjuluk Juku Eja tersebut.
Salah satu perkara yang pernah ditanganinya adalah polemik utang manajemen PSM kepada Shesie Erisoya pada 2023.
Ketika itu, Yusuf Gunco menyampaikan posisi manajemen PSM terkait klaim utang sebesar Rp5,6 miliar. Menurutnya, berdasarkan perhitungan ulang, nilai yang diakui manajemen sebesar Rp2,1 miliar, sementara sisanya masih harus dibuktikan.
Kiprah Yugo di sepak bola tidak hanya berkaitan dengan persoalan hukum.
Ia juga pernah menjabat Ketua Asosiasi Kota (Askot) PSSI Makassar sebelum kepengurusannya berakhir dalam proses pergantian kepengurusan pada 2019.
Kepergian Yusuf Gunco meninggalkan duka bagi keluarga dan kerabat serta sejumlah kalangan yang mengenalnya, mulai dari dunia politik, komunitas advokat hingga sepak bola Makassar.
