Smartboard Bantuan Nasional Presiden Prabowo Mulai Digunakan di SMP Negeri 29 Makassar

oleh -4 Dilihat
oleh
Screenshot2026 01 2411243
Pemanfaatan smartboard bantuan nasional Presiden Prabowo Subianto di SMP Negeri 29 Makassar.

mediasulsel.id – MAKASSAR – SMP Negeri 29 Makassar mulai mengoptimalkan bantuan nasional bidang pendidikan dari Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat transformasi digital dalam proses belajar mengajar di sekolah.

Bantuan tersebut berupa perangkat smartboard atau Papan Informasi Merah Putih yang kini dimanfaatkan sebagai media pembelajaran interaktif sekaligus sarana pendukung kegiatan sekolah.

Kepala SMP Negeri 29 Makassar, Abdul Latief, mengatakan pemanfaatan bantuan nasional ini sejalan dengan kebijakan Kementerian Pendidikan yang mendorong peningkatan kompetensi guru melalui pemanfaatan teknologi.

“Perangkat ini sangat membantu guru dalam menyajikan pembelajaran yang lebih menarik dan interaktif. Siswa menjadi lebih fokus dan tidak mudah bosan,” ujar Abdul Latief.

Sebagai tindak lanjut, pihak sekolah juga melaksanakan Hari Belajar Guru yang digelar setiap hari Sabtu. Kegiatan tersebut difokuskan pada pelatihan penggunaan smartboard agar seluruh guru memiliki kemampuan yang merata dalam memanfaatkan teknologi pembelajaran.

Menurut Abdul Latief, pemilihan hari Sabtu dilakukan karena aktivitas belajar mengajar berlangsung penuh pada hari kerja. SMP Negeri 29 Makassar menerapkan sistem dua sif sehingga tidak memungkinkan pelaksanaan pelatihan guru secara bersamaan pada hari Senin hingga Jumat.

“Dengan Hari Belajar Guru, kami memastikan semua pendidik bisa menguasai perangkat ini dan menggunakannya secara maksimal di kelas,” jelasnya.

Selain smartboard utama, sekolah juga telah menyediakan perangkat pembelajaran digital berukuran kecil di setiap kelas. Hal ini bertujuan untuk mendukung pembelajaran berbasis digital tanpa lagi bergantung pada proyektor konvensional.

“Guru bisa langsung menghubungkan laptop ke papan digital. Suara dan tampilan lebih jelas, sehingga pembelajaran berjalan lebih efektif,” tambahnya.

Ke depan, SMP Negeri 29 Makassar berkomitmen terus mengembangkan inovasi pembelajaran digital serta melaporkan seluruh kegiatan pengembangan tersebut kepada Dinas Pendidikan sebagai bagian dari program inovasi sekolah.

“Bantuan nasional ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi dan meningkatkan mutu pendidikan,” pungkas Abdul Latief.