Pendidikan

SMPN 4 Makassar Sosialisasikan Pemilahan Sampah dari Sumber

3
Sosialisasi pengelolaan dan pemilahan sampah di SMPN 4 Makassar
Warga SMPN 4 Makassar mengikuti sosialisasi pengelolaan sampah bersama DLH Kota Makassar.

Mediasulsel.id, Makassar, Jumat, 31 Juli 2026 — SMPN 4 Makassar menggelar sosialisasi pengelolaan sampah bersama Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar untuk menyiapkan warga sekolah menghadapi kebijakan baru pemilahan sampah dari sumber.

Kegiatan diikuti seluruh warga sekolah dan membahas penerapan pemilahan sampah di lingkungan pendidikan maupun rumah tangga.

Narasumber dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar menjelaskan cara memilah sampah dengan benar serta manfaat yang dapat dihasilkan melalui pengelolaan yang tepat.

Kepala SMP Negeri 4 Makassar Enni mengatakan sekolah memiliki peran penting dalam membentuk kebiasaan dan karakter siswa agar peduli terhadap kebersihan serta kelestarian lingkungan.

“Kegiatan ini sangat penting sebagai bagian dari pembelajaran karakter,” kata Enni, Kepala SMP Negeri 4 Makassar, Jumat, 31 Juli 2026.

Ia menilai langkah sederhana seperti memisahkan sampah berdasarkan jenisnya dapat memberikan dampak besar jika dilakukan secara konsisten oleh seluruh warga sekolah.

Pemilahan sampah diintegrasikan dengan Program Adiwiyata

SMPN 4 Makassar akan mengintegrasikan edukasi lingkungan ke dalam kegiatan pembelajaran dan aktivitas sekolah.

Langkah tersebut juga menjadi bagian dari pelaksanaan Program Adiwiyata yang mendorong terciptanya sekolah berwawasan lingkungan.

“Harapannya ilmu yang didapat tidak hanya diterapkan di sekolah, tetapi juga dibawa siswa ke rumah dan lingkungan sekitar,” kata Enni.

Sekolah berharap siswa dapat menerapkan kebiasaan memilah sampah dalam kehidupan sehari-hari dan mengajak keluarga melakukan hal yang sama.

Penerapan dari sekolah hingga rumah dinilai dapat memperluas dampak kebijakan pengelolaan sampah yang dijalankan Pemerintah Kota Makassar.

Bank sampah menjadi sarana edukasi dan pemberdayaan

Enni menjelaskan bank sampah tidak hanya menjadi tempat pengumpulan material, tetapi juga sarana edukasi dan pemberdayaan warga sekolah.

Sampah yang telah dipilah dapat dimanfaatkan sebagai bahan kerajinan, kompos, atau material daur ulang yang memiliki nilai ekonomi.

Pengelolaan tersebut sekaligus membantu mengurangi volume sampah yang dibawa ke Tempat Pemrosesan Akhir.

“Bank sampah mengubah cara pandang kita. Sampah bukan sekadar barang buangan, tetapi bisa diolah menjadi sesuatu yang bernilai dan bermanfaat,” kata Enni.

SMPN 4 Makassar menargetkan sosialisasi tersebut memperkuat kesadaran seluruh warga sekolah untuk menjaga lingkungan tetap bersih, sehat, dan tertata.

Exit mobile version