Tuntut Pemekaran Luwu Raya, Massa Blokade dan Cor Jalan Trans Sulawesi

oleh -5 Dilihat
oleh
Screenshot2026 01 2411501
Demo Warga Luwu Raya Berujung Blokade Jalan Trans Sulawesi di Batulappa/IST

mediasulsel.id – LUWU – Aksi unjuk rasa warga Luwu Raya berujung pada pengecoran Jalan Trans Sulawesi di wilayah Batulappa, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Jumat (23/1/2026). Akibatnya, arus lalu lintas di jalur utama penghubung antarkabupaten tersebut lumpuh total.

Aksi tersebut berlangsung di perbatasan Kabupaten Luwu dan Kabupaten Wajo, tepatnya di Desa Batulappa, Kecamatan Larompong Selatan. Massa menutup jalan dengan menyusun batu dan mengecor badan jalan sebagai bentuk protes kepada pemerintah pusat.

banner DPRD Makassar 728x90

Unjuk rasa itu digelar bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Luwu (HJL) ke-758. Massa menyuarakan tuntutan pemekaran wilayah dengan membentuk Provinsi Luwu Raya.

Salah seorang peserta aksi, Mail, mengatakan pengecoran jalan merupakan bentuk kekecewaan masyarakat yang merasa aspirasi Luwu Raya belum mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat.

“Ini bentuk protes agar pemerintah pusat memperhatikan tuntutan pembentukan Provinsi Luwu Raya,” ujarnya.

Dalam rekaman video yang beredar, tampak massa mengaduk semen, menyusun batu di atas badan jalan, hingga membakar ban. Spanduk bertuliskan tuntutan pemekaran Provinsi Luwu Raya juga dibentangkan di lokasi aksi.

Selain di Batulappa, aksi serupa dilakukan serentak di sejumlah wilayah Luwu Raya, yakni di Kecamatan Mangkutana (Luwu Timur), Masamba (Luwu Utara), Mamara (Luwu), dan Sappoddo (Palopo). Di titik-titik tersebut, massa menutup total Jalan Trans Sulawesi.

Akibat penutupan jalan, kemacetan panjang hingga beberapa kilometer tidak terhindarkan. Massa aksi hanya memberikan akses bagi kendaraan darurat seperti ambulans untuk melintas.

Pihak kepolisian menyatakan situasi demonstrasi berlangsung kondusif meski arus lalu lintas mengalami gangguan serius.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.