Wali Kota Dorong Pengusaha Muslim Perkuat Ekonomi Rakyat di Makassar

oleh -5 Dilihat
oleh
Makassar Kota Niaga, Wali Kota Dukung Pertumbuhan UMKM Lokal Lewat Event Nasional
Makassar Kota Niaga, Wali Kota Dukung Pertumbuhan UMKM Lokal Lewat Event Nasional

mediasulsel.kd – MAKASSAR — Eksistensi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kembali ditegaskan sebagai penggerak utama ekonomi rakyat yang berperan besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Hal itu disampaikan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat memberikan sambutan pada Grand Launching dan Press Conference Muslim Life Fair 2026 yang digelar Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia di Menara Bank Mega, kawasan Trans Studio Makassar, Jalan Metro Tanjung Bunga, Senin (2/3/2026).

banner DPRD Makassar 728x90

Menurut Munafri, UMKM lokal merupakan tulang punggung perekonomian, khususnya di Kota Makassar. Melalui berbagai event dan pameran, sektor ini dinilai efektif menggerakkan ekonomi daerah, menekan angka kemiskinan, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi berbasis inovasi produk lokal.

“Hadirnya event seperti ini adalah penggerak ekonomi rakyat. Setiap perhelatan yang menghadirkan UMKM selalu diserbu masyarakat,” ujarnya.

“Dari situ kita melihat bagaimana ekonomi bergerak dan pelaku usaha mendapatkan ruang untuk berkembang,” sambung Munafri.

Politisi Partai Golkar itu menegaskan Makassar memiliki posisi strategis sebagai kota terbesar di Indonesia Timur dengan potensi besar menjadi tuan rumah berbagai event berskala nasional.

Ia menyebut jumlah penduduk Kota Makassar sekitar 1,5 juta jiwa pada malam hari dan meningkat hingga 2,2 juta jiwa pada siang hari akibat mobilitas masyarakat dari wilayah sekitar. Kondisi tersebut, menurutnya, menunjukkan tingginya perputaran ekonomi di kota ini.

“Artinya, perputaran ekonomi di Indonesia Timur itu ada di Makassar. Kita berharap kehadiran Muslim Life Fair 2026 ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi kota,” jelasnya.

Pria yang akrab disapa Appi itu juga mengingatkan bahwa secara historis Makassar tumbuh sebagai kota niaga. Karena itu, pembangunan infrastruktur perdagangan dan penguatan pasar rakyat menjadi prioritas pemerintahannya.

“Kota Makassar yang kita pacu adalah bagaimana pasar-pasar ini tumbuh dan ekonomi masyarakat berkembang,” katanya.

Lebih lanjut, Munafri menekankan tujuan akhir pengembangan UMKM adalah menembus pasar ekspor. Menurutnya, UMKM yang mampu ekspor menandakan tata kelola dan proses bisnisnya telah berjalan baik.

Ia berharap event yang diinisiasi komunitas pengusaha muslim ini dapat menjadi sarana transfer pengetahuan bagi pelaku UMKM di Makassar. Dukungan inkubator bisnis melalui koperasi dan kolaborasi lintas sektor juga dinilai penting untuk mempercepat pertumbuhan usaha lokal.

Munafri menegaskan tugas pemerintah adalah memastikan UMKM memperoleh ruang, pendampingan, dan dukungan agar mampu menjadi penopang utama ekonomi kota.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyinggung ketahanan ekonomi Sulawesi Selatan yang dinilai cukup tangguh menghadapi berbagai krisis.

“Pada saat terjadi krisis atau fluktuasi nilai tukar, Sulawesi Selatan justru bisa menikmati kenaikan harga komoditas. Karena yang memiliki komoditas itu orang lokal, maka uangnya berputar di daerah ini,” terangnya.

Menutup sambutannya, Munafri menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Makassar sebagai tuan rumah Muslim Life Fair 2026. Ia optimistis kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang promosi produk, tetapi juga momentum penguatan jaringan usaha dan pemberdayaan pengusaha muslim di Kota Makassar serta Indonesia Timur secara luas.

Turut hadir mendampingi Wali Kota, Ketua TP PKK Kota Makassar Melinda Aksa, Kepala Dinas UMKM, serta Kabag Kesra. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.