Mediasulsel.id, Makassar, Sabtu, Mei 16, 2026 — Dinas Koperasi dan UKM Sulawesi Selatan melaporkan bahwa 206 unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) telah selesai dibangun. Sebanyak 876 unit lainnya masih dalam tahap pembangunan dari total 3.059 unit yang direncanakan.
Dinas Koperasi dan UKM Sulsel mencatat 206 unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) telah rampung 100 persen. Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menyatakan program ini akan menjadi motor penggerak perekonomian.
“Koperasi desa dan kelurahan ini InsyaAllah akan menjadi motor penggerak perekonomian di seluruh Indonesia, termasuk Sulsel,” kata Andi Sudirman, Sabtu, Mei 16, 2026.
Program KDKMP Terus Berjalan
Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menegaskan bahwa program strategis ini berjalan tanpa jeda. KDKMP tidak hanya menjadi kantor koperasi biasa, melainkan bertransformasi menjadi gerai utama penyaluran program pemerintah.
“Koperasi desa dan kelurahan ini InsyaAllah akan menjadi motor penggerak perekonomian di seluruh Indonesia, termasuk Sulsel,” ujar Andi Sudirman usai menghadiri peluncuran 1.061 KDKMP secara nasional oleh Presiden RI secara virtual, Sabtu, Mei 16, 2026.
Gerai-gerai koperasi ini diproyeksikan menjadi garda terdepan dalam mendistribusikan kebutuhan pokok masyarakat, seperti gas LPG, pupuk subsidi, dan sembako dengan harga bersahabat.
Rincian dan Kendala di Lapangan
Meski berjalan positif, Gubernur Andi Sudirman mengakui adanya kendala, terutama terkait penyediaan lahan. Namun, ia optimistis pemerintah daerah bisa menemukan solusi konkret.
“Saat ini, progres pembangunan yang sedang berjalan sudah mencapai 75 persen. Artinya, lahan untuk area tersebut sudah valid dan klir. Kita tinggal mengejar sisa 25 persen lagi, dan InsyaAllah dalam waktu dekat solusinya akan rampung,” jelasnya.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sulsel, Andi Eka Prasetya, menambahkan bahwa kendala di setiap daerah berbeda. Ada yang berada di dataran tinggi pegunungan dengan lahan minim, maupun di pulau-pulau.
“Berbeda-beda tentunya masalahnya. Ada di pegunungan yang mana lahan tanah saja untuk aset pembangunan itu sangat minim, ataukah di pulau. Tentunya inilah yang menjadi laporan kami ke Tim Satgas pusat dan dikomunikasikan kendala-kendala, hambatan-hambatan, sehingga nantinya akan seluruh dari 3.059 koperasi desa maupun kelurahan akan dicapai 100 persen,” kata Andi Eka, Sabtu, Mei 16, 2026.
Pemerintah juga akan memberlakukan klasifikasi konsumen untuk memastikan subsidi tepat sasaran. Warga dengan tingkat kesejahteraan desil 5 ke bawah menjadi prioritas utama.
Mereka akan mendapat kartu khusus sebagai akses stimulan dan komoditas bersubsidi seperti LPG.
“Langkah ini diambil demi menghadirkan rasa keadilan. Kita tidak sedang mematikan atau menghalangi pasar umum yang sudah berjalan, tetapi negara harus hadir dan berpihak pada rakyat kecil. Di sinilah peran APBN dan APBD untuk mendukung mereka,” pungkas Andi Sudirman.
Dengan rampungnya 206 unit KDKMP dan progres pembangunan yang mencapai 75 persen, program koperasi merah putih di Sulsel diharapkan mampu memperkuat perekonomian desa dan kelurahan.
Pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan satgas pusat untuk menyelesaikan kendala lahan dan operasionalisasi seluruh unit.




