Mediasulsel.id, Makassar, Senin, 18 Mei 2026 — Sebanyak 3.000 lulusan sekolah dasar di Kota Makassar terancam tidak mendapat kursi di SMP negeri karena daya tampung terbatas. Jumlah lulusan SD tahun ini mencapai 18.000 siswa, sementara kapasitas SMP negeri hanya 15.000 kursi.
Dinas Pendidikan Makassar menyiapkan 60 sekolah swasta gratis untuk menampung 3.000 lulusan SD yang berpotensi tidak tertampung di SMP negeri. “Kami pastikan tidak ada anak yang putus sekolah,” kata Kepala Disdik Makassar Achi Soleman, Senin, 18 Mei 2026.
Disdik Siapkan Sekolah Swasta Gratis
Dinas Pendidikan Makassar mengantisipasi lonjakan tersebut dengan menggandeng 60 sekolah swasta. Kepala Disdik Makassar Achi Soleman mengatakan sekolah-sekolah itu akan menerima siswa yang tidak lolos seleksi tanpa memungut biaya.
“Beberapa sekolah swasta membuka pendaftaran dan tidak ada biaya. Sama dengan sekolah negeri, pihak swasta juga menggratiskan biaya pendidikan bagi siswa yang diterima,” ujar Achi Soleman, Senin, 18 Mei 2026.
Achi menegaskan program ini bukan sekadar solusi jangka pendek. Tahun lalu, sekitar 600 siswa dialihkan ke sekolah swasta dengan skema serupa. Ia juga menekankan kualitas sekolah swasta tidak kalah dengan negeri.
“Sekolah swasta juga sama baiknya dengan sekolah negeri. Lulusannya berprestasi, dan kami dorong terus dari segi kualitas, baik rapor pendidikan maupun standar pendidikannya,” tuturnya.
Jaminan Pendidikan untuk Semua
Dengan kebijakan ini, Disdik Makassar memastikan seluruh lulusan SD tetap dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP tanpa terkendala biaya atau daya tampung. Achi menambahkan, pilihan sekolah swasta bukan sekadar alternatif, melainkan bagian dari sistem pendidikan yang setara.
“Semua anak bisa tertampung di sekolah, apakah itu negeri atau swasta. Kami pastikan tidak ada anak yang tidak boleh sekolah di Makassar,” ucapnya.











