Makassar

Kebakaran Tallo Hanguskan 50 Rumah, 90 KK Terdampak

3
×

Kebakaran Tallo Hanguskan 50 Rumah, 90 KK Terdampak

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Makassar meninjau lokasi kebakaran di Tallo
Kebakaran di Kelurahan Tallo berdampak pada sekitar 90 kepala keluarga.

Sulseltimes.com, Makassar, Jumat, 31 Juli 2026 — Kebakaran di Tallo menghanguskan sekitar 50 petak rumah semipermanen dan berdampak pada sekitar 90 kepala keluarga tanpa menimbulkan korban jiwa.

Peristiwa terjadi di Jalan Sultan Abdullah, Kelurahan Tallo, Kecamatan Tallo, pada Jumat dini hari.

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin bersama Ketua TP PKK Kota Makassar Melinda Aksa meninjau lokasi, dapur umum, dan tenda pengungsian yang disediakan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Makassar.

“Tidak ada korban jiwa dan bisa ditangani dengan baik. Sekarang yang kita pikirkan adalah penanganan pascakebakaran,” kata Munafri Arifuddin, Wali Kota Makassar, Jumat, 31 Juli 2026.

Kebutuhan dasar dan kelompok rentan menjadi prioritas

Pemerintah Kota Makassar memastikan kebutuhan tenda, makanan, perlengkapan, penampungan, dan obat-obatan tersedia selama masa tanggap darurat.

Munafri meminta penanganan memberi perhatian khusus kepada anak sekolah, warga yang sakit, ibu hamil, dan lanjut usia.

BPBD dan Dinas Sosial Kota Makassar dikerahkan untuk menjaga kehidupan warga terdampak tetap berjalan selama berada di pengungsian.

Ketua RT dan RW setempat juga diminta menjadi penghubung terdekat untuk menerima serta menyampaikan kebutuhan warga.

Pemerintah kota akan mendampingi proses pemulihan dan membantu warga memperoleh kembali tempat tinggal yang layak.

Bantuan material bangunan direncanakan masuk setelah pendataan dan harus diawasi agar diterima korban secara tepat sasaran.

Warga diminta meningkatkan kewaspadaan kebakaran

Munafri mengingatkan risiko kebakaran meningkat pada musim kemarau sehingga masyarakat perlu memeriksa sumber bahaya di rumah.

Penggunaan satu colokan untuk terlalu banyak perangkat listrik dinilai dapat meningkatkan beban dan memicu korsleting.

Warga juga diminta memastikan kompor aman setelah digunakan serta tidak membuang puntung rokok sembarangan.

Masyarakat yang meninggalkan rumah dalam keadaan kosong disarankan memberi tahu tetangga agar lingkungan dapat dipantau bersama.

Pemerintah Kota Makassar melanjutkan pendataan kebutuhan warga dan penyaluran bantuan selama penanganan darurat serta pemulihan pascakebakaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *