JAKARTA, MEDIASULSEL.ID – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid akhirnya menghadiri rapat bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Senin (21/9/2026).
Nusron hadir dalam rapat kerja Badan Legislasi (Baleg) DPR RI bersama pemerintah terkait pengambilan keputusan tingkat I Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pengaturan Reforma Agraria.
Kehadirannya menjadi perhatian setelah sempat absen dalam rapat DPR pada pekan sebelumnya, di tengah penyidikan dugaan korupsi di lingkungan Kementerian ATR/BPN oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Nusron tiba di Gedung Nusantara I DPR RI, Senayan, Jakarta, sekitar pukul 11.23 WIB.
Sejumlah awak media sempat berupaya meminta wawancara sebelum Nusron memasuki ruang rapat. Namun, ia tidak bersedia memberikan keterangan.
Begitu pula seusai rapat, Nusron kembali dihampiri wartawan yang hendak meminta tanggapannya.
Dasco Sambut Kehadiran Nusron di DPR
Rapat tersebut dipimpin Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dan dihadiri Ketua Baleg DPR Bob Hasan serta sejumlah pimpinan Baleg lainnya.
Dasco membuka rapat sekitar pukul 11.05 WIB dan menyampaikan bahwa pembahasan RUU Pengaturan Reforma Agraria terbuka untuk umum.
“Perkenankan kami membuka rapat ini dan rapat ini akan terbuka untuk umum,” kata Dasco.
Nusron kemudian menyusul masuk ke ruang rapat saat agenda memasuki rapat pleno pengambilan keputusan RUU Pengaturan Reforma Agraria.
Dasco sempat menyambut kehadiran Nusron sebelum memberikan kesempatan kepada perwakilan fraksi untuk menyampaikan pandangan akhir.
“Kami ucapkan selamat datang kepada Menteri ATR/BPN yang sudah hadir pada hari ini,” ujar Dasco.
RUU Reforma Agraria Disetujui Dibawa ke Paripurna
Dalam rapat tersebut, Baleg DPR bersama pemerintah menyepakati RUU Pengaturan Reforma Agraria untuk dilanjutkan ke tahap pembahasan berikutnya.
Dasco meminta persetujuan seluruh peserta rapat agar hasil pembahasan RUU dapat diproses sesuai ketentuan perundang-undangan.
Persetujuan tersebut kemudian diberikan oleh peserta rapat setelah seluruh fraksi menyampaikan pandangannya.
RUU Pengaturan Reforma Agraria selanjutnya akan dibawa ke rapat paripurna DPR RI untuk menjalani proses pengesahan menjadi undang-undang.
Nusron Sempat Absen di Rapat DPR
Nusron Sempat Absen di Rapat DPR
Sebelumnya, Nusron tidak menghadiri sejumlah agenda rapat DPR pada pekan lalu.
Ketidakhadirannya menjadi perhatian karena berlangsung di tengah penyidikan dugaan korupsi di lingkungan Kementerian ATR/BPN.
Wakil Menteri ATR/BPN Ossy Dermawan sebelumnya mendapat penugasan untuk mewakili Nusron dalam rapat DPR.
Kehadiran Nusron pada Senin (21/9/2026) menjadi salah satu agenda resminya di DPR setelah sebelumnya diwakili oleh wakil menteri.
Meski demikian, agenda yang dihadiri Nusron kali ini merupakan rapat kerja terkait pembahasan RUU Pengaturan Reforma Agraria, bukan pemeriksaan perkara dugaan korupsi yang tengah ditangani KPK.
Sementara itu, Nusron belum memberikan keterangan kepada awak media yang mengerumuninya sebelum maupun sesudah rapat terkait persoalan yang hendak dikonfirmasi para wartawan
“Mohon maaf ya, mohon maaf ya,” kata Nusron saat dikerumuni awak media di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (21/9/2026).
Nusron tidak memberikan penjelasan lebih lanjut kepada wartawan yang berusaha meminta tanggapannya.
Kehadirannya di DPR RI menjadi perhatian setelah sebelumnya sempat absen dalam sejumlah agenda rapat di tengah penyidikan kasus dugaan korupsi di lingkungan Kementerian ATR/BPN.














