mediasulsel.id, Makassar, Minggu, 23/08/2026 — DLH Kota Makassar menutup rangkaian Jelajah Sampah di Kecamatan Kepulauan Sangkarrang, Minggu, 23/08/2026, sekaligus mengajak warga melanjutkan pemilahan di rumah.
Edukasi berlanjut setelah rangkaian selesai
Sangkarrang menjadi titik ke-15 dalam program yang menjangkau seluruh kecamatan di Kota Makassar.
“Gerakan memilah dan mengelola sampah harus terus dilanjutkan,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar Helmy Budiman, dikutip dari Makassarmetro.
Helmy mengatakan tujuan kegiatan adalah membangun kebiasaan bertanggung jawab terhadap sampah yang dihasilkan rumah tangga.
Kegiatan dihadiri Ketua Dewan Lingkungan Hidup Melinda Aksa, pemerintah kecamatan, jajaran DLH, kader PKK, serta masyarakat.
Pengelolaan menyesuaikan wilayah kepulauan
Wilayah kepulauan memiliki kebutuhan penanganan yang berbeda dari kecamatan daratan.
Sangkarrang disebut tidak mengirim sampahnya ke TPA Tamangapa, sehingga memerlukan pengelolaan yang lebih mandiri.
Pemilahan dan pemanfaatan material perlu disesuaikan dengan kondisi pulau serta sarana yang tersedia.
DLH berharap pesan edukasi tidak berhenti pada kegiatan seremonial.
Kebiasaan warga menentukan apakah sampah organik dan anorganik dapat masuk ke jalur pemanfaatan yang tepat.
Penutupan rangkaian menjadi awal untuk menjaga keberlanjutan gerakan di tingkat rumah tangga dan lingkungan.
[Rangkaian selesai di Sangkarrang; pemilahan rumah tangga dilanjutkan.]















