mediasulsel.id, Makassar, Kamis, 11/06/2026 — DPPKB Kota Makassar memperkuat distribusi alat dan obat kontrasepsi atau Alokon ke sejumlah fasilitas kesehatan untuk menjaga keberlanjutan pelayanan keluarga berencana bagi masyarakat, terutama pasangan usia subur.
Penguatan distribusi dilakukan agar stok kontrasepsi di fasilitas kesehatan tetap tersedia dan pelayanan tidak terganggu karena kekosongan sarana pendukung.
Jaga Ketersediaan Layanan KB
DPPKB Makassar menilai pelayanan KB tidak hanya ditentukan oleh kesiapan tenaga kesehatan, tetapi juga oleh ketersediaan alat dan obat kontrasepsi di fasilitas pelayanan.
Karena itu, distribusi Alokon diarahkan agar fasilitas kesehatan dasar maupun rujukan memperoleh pasokan sesuai kebutuhan pelayanan di wilayah masing-masing.
Kepala DPPKB Kota Makassar, Drs. Andi Irwan Bangsawan, M.Si., menekankan pentingnya distribusi yang tepat waktu dan tepat sasaran agar pelayanan KB dapat berjalan optimal.
“Melalui distribusi yang teratur dan berkelanjutan, kami ingin memastikan pelayanan KB di Kota Makassar dapat berjalan maksimal setiap hari,” kata Andi Irwan Bangsawan.
Dukung Pilihan Kontrasepsi yang Sesuai
Ketersediaan Alokon di fasilitas kesehatan juga memberi ruang bagi masyarakat untuk berkonsultasi dan memilih metode kontrasepsi yang sesuai dengan kebutuhan serta kondisi kesehatannya.
DPPKB Makassar terus mengawal tata kelola distribusi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan reproduksi sekaligus memperkuat program keluarga berencana di Kota Makassar.














