banner BPKAD Kota Makassar 728x90
Nasional

Isu Sejumlah Jenderal Ditangkap dan Ditahan di Mako Brimob, Kadiv Humas Polri Sebut “Ada Saatnya Disampaikan”

1
×

Isu Sejumlah Jenderal Ditangkap dan Ditahan di Mako Brimob, Kadiv Humas Polri Sebut “Ada Saatnya Disampaikan”

Sebarkan artikel ini
1763069366
Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon
banner BPKAD Kota Makassar 728x90

MEDIASULSEL.ID, JAKARTA, Selasa (3/11/2026) — Isu sejumlah jenderal Polri ditangkap dan ditahan di Markas Komando (Mako) Brimob, Kelapa Dua, Depok, beredar di tengah masyarakat. Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir, belum memberikan kepastian mengenai kebenaran informasi tersebut.

Ketika ditanya awak media dalam konferensi pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (3/11/2026), Johnny mengatakan informasi terkait isu yang beredar akan disampaikan pada waktunya.

Jawaban Kadiv Humas Polri Soal Isu Penangkapan Jenderal

Rumor yang berkembang menyebut sejumlah perwira tinggi kepolisian, termasuk yang berpangkat inspektur jenderal, telah diamankan dan dibawa ke Mako Brimob.

Menanggapi pertanyaan wartawan mengenai kabar itu, Johnny menyampaikan bahwa dirinya memahami adanya pembicaraan mengenai isu tersebut.

“Saya paham rekan-rekan lagi (kasak-kusuk membicarakan sesuatu),” ujar Johnny dalam konferensi pers di Gedung Bareskrim, Selasa (3/11/2026).

Ia kemudian memberikan jawaban singkat saat wartawan meminta penjelasan lebih jauh.

“Nanti ada saatnya, ya. Mungkin ndak lama lagi, ya. Oke, makasih ya,” kata Johnny Eddizon Isir.

Namun, pernyataan tersebut belum menjelaskan apakah benar ada perwira tinggi Polri yang ditangkap atau ditahan.

Belum Ada Konfirmasi Penahanan di Mako Brimob

Sejauh informasi yang tersedia, Mabes Polri belum menyampaikan nama perwira tinggi yang disebut dalam rumor, jumlah orang yang diduga diamankan, maupun dasar hukum penahanannya.

Informasi yang mengaitkan isu tersebut dengan sejumlah perkara pidana juga belum mendapat konfirmasi resmi.

Karena itu, pernyataan Johnny tidak dapat diartikan sebagai pembenaran bahwa penangkapan telah terjadi. Kepastian mengenai kabar tersebut masih menunggu penjelasan resmi pihak kepolisian.

Masyarakat diimbau berhati-hati dalam membagikan informasi mengenai dugaan penangkapan pejabat atau aparat penegak hukum sebelum terdapat keterangan yang dapat diverifikasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *