KriminalHukumPeristiwa

ABG 16 Tahun Asal Maros Dibawa Pria Kenalan Dating Apps, Ditemukan di Kos Makassar

0
Screenshot 2026 09 27 213539 15kb
Polisi Temukan ABG 16 Tahun Asal Maros Bersama Pria di Indekos Makassar

mediasulsel.id – MAKASSAR – Seorang remaja perempuan berusia 16 tahun asal Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, ditemukan polisi bersama seorang pria berinisial MRA (21) di sebuah indekos di Kecamatan Tamalate, Kota Makassar.

Pria tersebut diamankan Tim URC Resmob Polda Sulsel setelah diduga membawa korban pergi tanpa sepengetahuan keluarganya.

Panit 2 Resmob Polda Sulsel, Ipda Muhammad Abel PM, mengatakan kasus itu sebelumnya dilaporkan ke Polres Maros pada Senin (7/9/2026).

“Kami dari tim URC Resmob Polda Sulsel berhasil mengamankan satu orang terduga pelaku tindak pidana membawa lari anak,” ujar Abel kepada wartawan, Minggu (27/9/2026).

Peristiwa bermula saat korban berada di depan rumah bersama adiknya.

Tak lama kemudian, korban disebut pergi bersama MRA.

Adik korban kemudian menyampaikan kejadian itu kepada keluarganya hingga laporan pengaduan dibuat di Polres Maros.

“Sehingga adik korban pun menyampaikan kepada keluarganya dan membuat laporan pengaduan di Polres Maros,” kata Abel.

Polisi kemudian melakukan penyelidikan untuk mencari keberadaan korban dan pria tersebut.

Hasil penelusuran membawa petugas ke sebuah indekos di wilayah Kecamatan Tamalate, Makassar, pada Sabtu (26/9/2026).

Di lokasi itu, polisi menemukan korban dan MRA sedang bersama.

“Dari hasil penyelidikan kami di lapangan, kami berhasil menemukan terduga pelaku bersama korban di wilayah Tamalate di kos-kosan, sedang bersama-sama,” jelas Abel.

Dari hasil pemeriksaan awal, diketahui korban dan MRA telah saling mengenal sekitar sembilan bulan.

Keduanya disebut berkenalan melalui aplikasi kencan.

“Pelaku bersama korban menyampaikan sudah kenal kurang lebih sembilan bulan melalui dating apps dan pada 7 September terduga pelaku membawa korban ke Makassar,” ungkap Abel.

Korban juga menyampaikan kepada polisi bahwa dirinya tidak memiliki kendaraan untuk kembali sendiri ke Maros menemui keluarganya.

Dalam pemeriksaan awal, korban turut menyampaikan bahwa dirinya tengah hamil sekitar empat bulan.

“Dari interogasi kami juga menyampaikan bahwa korban menyampaikan sudah hamil 4 bulan,” kata Abel.

Kasus tersebut kini masih dalam penanganan kepolisian.

Identitas korban tidak dipublikasikan karena masih berusia di bawah umur.

Exit mobile version