ATR/BPN Cetak 1,2 Juta Sertipikat PTSL Sepanjang 2025, Bidang Terdaftar Tembus 97,4 Juta

oleh -15 Dilihat
oleh
WhatsAppImage2026 01 15at15.02.02
Capaian PTSL 2025: ATR/BPN Keluarkan 1,2 Juta Sertipikat, Total 97,4 Juta Bidang Terdaftar

mediasulsel.id – Jakarta – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menerbitkan 1,2 juta sertipikat tanah sepanjang 2025 melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Capaian itu disampaikan Direktur Jenderal Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah (PHPT) Asnaedi dalam Rapat Pimpinan (Rapim) di Kementerian ATR/BPN, Jakarta, Rabu (14/1/2026).

banner DPRD Makassar 728x90

“Kita sudah bersama-sama berusaha keras untuk menuntaskan target realisasi SHAT PTSL hingga mencapai 100 persen, termasuk capaian pendataan tanah ulayat yang juga terealisasi sepenuhnya,” kata Asnaedi.

Dengan realisasi tersebut, jumlah bidang tanah yang telah terdaftar dan bersertipikat secara nasional kini mencapai 97,4 juta bidang.

Selain PTSL, pendataan tanah ulayat juga melampaui target.

Realisasinya mencapai 2.623,44 hektare dari rencana awal 600 hektare.

Program sertipikasi lain juga mencatat hasil.

Redistribusi Tanah menerbitkan 62.869 sertipikat.

Konsolidasi Tanah menghasilkan 2.394 sertipikat.

Pendaftaran non-sistematis tercatat 13.209 sertipikat.

Sertipikasi Barang Milik Negara (BMN) mencapai 3.299 sertipikat.

Asnaedi menyebut capaian itu didorong perencanaan yang terukur dan penguatan pengawasan.

“Capaian ini menunjukkan bahwa perencanaan yang terukur, pemanfaatan sistem informasi, serta penguatan koordinasi antara pusat dan daerah mampu mendorong kinerja yang lebih efektif dan akuntabel,” ujarnya.

Dari sisi anggaran, penyerapan untuk rincian output utama mencapai 99,31 persen.

Sementara realisasi anggaran pada program prioritas tercatat 96,91 persen.

Ke depan, ATR/BPN menyoroti percepatan sertipikasi tanah wakaf dan rumah ibadah.

Asnaedi menyebut masih banyak tanah wakaf dan rumah ibadah yang belum bersertipikat dan butuh kolaborasi lintas sektor.

“Target sertipikasi tanah wakaf masih sangat besar. Kita fokus di situ supaya di tahun 2026 ini didapatkan lagi tambahan kekuatan untuk menyelesaikan sertipikat tanah wakaf atau rumah ibadah,” jelasnya.

Rapim tersebut dipimpin Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid, didampingi Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN Ossy Dermawan.

Kegiatan diikuti jajaran pejabat pimpinan tinggi ATR/BPN secara luring, serta Kanwil BPN se-Indonesia secara daring.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.