mediasulsel.id — TAKALAR — Memasuki bulan suci Ramadan, Kantor ATR/BPN Kabupaten Takalar menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa kepada seluruh masyarakat. Di tengah momentum religius tersebut, ATR/BPN Takalar menegaskan komitmennya untuk tetap mengakselerasi program strategis pertanahan sepanjang 2026.
Salah satu fokus utama adalah program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Tahun ini, ATR/BPN Takalar menargetkan penerbitan 5.000 Sertifikat Hak Atas Tanah (SHAT) sebagai bagian dari upaya memperkuat kepastian hukum kepemilikan tanah masyarakat.

Namun dalam pelaksanaannya, sekitar 2.900 bidang harus diblokir akibat efisiensi anggaran dan penyesuaian kebijakan pemerintah pusat. Meski begitu, bidang yang tersisa tetap menjadi prioritas penyelesaian.
Selain PTSL, integrasi Peta Bidang Tanah (PBT) juga terus didorong dengan target cakupan 1.800 hektare. Program ini diharapkan menghadirkan data pertanahan yang lebih akurat guna meminimalisir potensi sengketa sekaligus mendukung perencanaan pembangunan daerah.
Di sektor keagamaan dan sosial, ATR/BPN Takalar menargetkan sertifikasi 103 bidang tanah wakaf serta 70 bidang rumah ibadah. Langkah ini sejalan dengan dorongan Kementerian ATR/BPN untuk mempercepat legalitas aset umat.
Sementara itu, sertifikasi lintas sektor dipatok mencapai 150 bidang sebagai bentuk penguatan kolaborasi dengan berbagai pihak dalam mendukung legalisasi aset masyarakat.
Inventarisasi tanah milik instansi pemerintah juga telah dirampungkan dalam satu laporan komprehensif sebagai bagian dari penataan aset negara yang lebih tertib dan transparan.
ATR/BPN Takalar berharap, semangat Ramadan menjadi momentum untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan pertanahan yang modern, profesional, dan terpercaya bagi masyarakat Kabupaten Takalar.









