Bappeda Makassar Evaluasi APBD 2026, Dahyal Tekankan Anggaran Harus Berdampak untuk Warga

oleh -0 Dilihat
oleh
IMG 20260510 WA0094 1

MAKASSAR – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Makassar terus mendorong penguatan kualitas perencanaan dan penganggaran daerah. Hal itu ditandai dengan kehadiran Kepala Bappeda Makassar, Dahyal, dalam kegiatan Entry Meeting Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran APBD Tahun 2026, Minggu (4/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi langkah awal untuk memastikan seluruh proses perencanaan dan penganggaran berjalan efektif, transparan, serta sejalan dengan target pembangunan Kota Makassar.

Dalam forum tersebut, tim evaluasi bersama perangkat daerah menelaah kesesuaian program dan kegiatan yang telah direncanakan dengan arah kebijakan pembangunan daerah. Selain itu, evaluasi juga difokuskan pada efektivitas penggunaan anggaran dalam mendukung program prioritas pemerintah kota.

Dahyal menegaskan bahwa evaluasi merupakan instrumen penting untuk memastikan setiap anggaran yang dialokasikan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Setiap rupiah yang dibelanjakan harus mampu menghasilkan dampak yang dirasakan masyarakat. Karena itu, proses evaluasi menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas perencanaan dan penganggaran daerah,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antar-SKPD agar seluruh program pembangunan dapat berjalan terintegrasi dan berorientasi pada hasil yang terukur.

Forum yang dihadiri perwakilan SKPD, tim evaluasi, dan sejumlah pemangku kepentingan tersebut turut membahas berbagai tantangan dalam pelaksanaan program prioritas. Mulai dari efisiensi penggunaan anggaran, penguatan kapasitas perencanaan, hingga strategi peningkatan kinerja pembangunan daerah.

Menurut Dahyal, evaluasi tidak hanya berfungsi sebagai mekanisme pengawasan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, Bappeda Makassar berharap tercipta komitmen bersama dalam memperkuat kualitas perencanaan dan penganggaran APBD sehingga pembangunan daerah dapat berjalan lebih optimal dan tepat sasaran.