mediasulsel.id – MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) terus memperkuat upaya percepatan penurunan angka stunting. Hal itu ditandai dengan pelaksanaan Pra Musrenbang Tematik Stunting Kota Makassar Tahun 2026 yang dibuka langsung oleh Kepala Bappeda Makassar, Dakhlan, di Novotel Hotel, Kamis (21/5/2026).
Kegiatan tersebut menjadi forum strategis untuk menyusun arah kebijakan dan program prioritas penanganan stunting yang akan dibahas lebih lanjut dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kota Makassar.
Dalam sambutannya, Dakhlan menegaskan bahwa stunting merupakan persoalan yang membutuhkan penanganan secara terpadu dan melibatkan berbagai sektor.
“Stunting bukan hanya persoalan kesehatan, tetapi juga berkaitan dengan pendidikan, sanitasi, ketahanan pangan, hingga kondisi sosial ekonomi keluarga. Karena itu, diperlukan sinergi dan kolaborasi seluruh pihak agar penanganannya berjalan efektif,” ujarnya.
Pra Musrenbang Tematik Stunting ini diikuti oleh berbagai perangkat daerah, pemangku kepentingan, serta mitra pembangunan yang memiliki peran dalam mendukung percepatan penurunan stunting di Kota Makassar.
Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan pemaparan mengenai data dan kondisi terkini stunting di Kota Makassar. Selain itu, forum juga membahas berbagai strategi intervensi yang dinilai efektif untuk menekan angka stunting, mulai dari pemenuhan gizi anak, peningkatan akses sanitasi, hingga edukasi keluarga terkait pola pengasuhan yang sehat.
Dakhlan menekankan pentingnya perencanaan berbasis data agar program yang dijalankan benar-benar tepat sasaran dan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan menurunkan angka stunting menjadi salah satu indikator penting dalam menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.
“Kita ingin memastikan seluruh anak di Makassar memiliki kesempatan tumbuh sehat, cerdas, dan produktif. Karena itu, perencanaan yang matang dan dukungan semua pihak menjadi kunci utama keberhasilan,” katanya.
Ia juga mengapresiasi keterlibatan masyarakat, akademisi, organisasi kemasyarakatan, serta berbagai mitra pembangunan yang selama ini turut mendukung program percepatan penanganan stunting.
Melalui Pra Musrenbang Tematik Stunting 2026 ini, Pemerintah Kota Makassar berharap lahir berbagai rekomendasi strategis yang dapat memperkuat upaya penurunan stunting secara berkelanjutan dan meningkatkan kualitas generasi masa depan.
