Bappeda Makassar Pastikan Pokir DPRD Tak Sekadar Usulan, Siap Direalisasikan

oleh -2 Dilihat
oleh
IMG 8370 1

mediasulsel.id – MAKASSAR – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Makassar menegaskan komitmennya mengawal pelaksanaan Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD agar selaras dengan program prioritas Pemerintah Kota Makassar.

Komitmen tersebut disampaikan dalam rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) pelaksanaan Pokir DPRD Kota Makassar yang digelar sebagai upaya memastikan aspirasi masyarakat dapat diakomodasi dalam perencanaan pembangunan daerah.

Kepala Bappeda Makassar, Dahyal, mengatakan Pokir DPRD merupakan salah satu instrumen penting dalam menjaring kebutuhan dan aspirasi masyarakat yang dihimpun melalui kegiatan reses anggota dewan.

Menurutnya, Bappeda memiliki peran strategis untuk memastikan setiap usulan yang masuk dapat terintegrasi ke dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah, baik melalui Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Pokir DPRD merupakan hasil serapan aspirasi masyarakat. Karena itu, kami berupaya agar usulan yang disampaikan dapat diakomodasi sesuai dengan arah dan prioritas pembangunan Kota Makassar,” ujar Dahyal.

Dalam rapat tersebut, Bappeda bersama DPRD membahas progres pelaksanaan sejumlah usulan Pokir sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi di lapangan.

banner DPRD Makassar 728x90

Dahyal menegaskan pentingnya sinkronisasi antara Pokir DPRD dan program strategis pemerintah daerah agar pembangunan yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ia juga menekankan bahwa pelaksanaan Pokir harus dilakukan secara transparan dan akuntabel. Menurutnya, setiap usulan yang berasal dari masyarakat harus dikawal hingga dapat diwujudkan dalam bentuk program nyata.

Selain menjadi ajang evaluasi, rapat Monev juga dimanfaatkan untuk memperkuat sinergi antara DPRD dan Pemerintah Kota Makassar dalam mendorong percepatan pembangunan daerah.

“Bappeda berharap kolaborasi yang baik antara legislatif dan eksekutif dapat terus terjalin sehingga berbagai kebutuhan masyarakat dapat terakomodasi secara optimal dan pembangunan Kota Makassar berjalan sesuai harapan bersama,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *