MEDIASULSEL.ID – GOWA — Tim SAR gabungan kembali melanjutkan pencarian Andi (30) yang diduga hanyut di Sungai Belapunraga, Dusun Pappareang, Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Proses pencarian dilanjutkan pada Senin (12/1/2026) setelah korban dilaporkan hilang sejak Minggu (11/1/2026).
Peristiwa itu diperkirakan terjadi sekitar pukul 09.00 Wita. Saat itu, Andi disebut baru pulang dari kebun dan sempat menyeberangi sungai bersama saudaranya, Feri. Namun setelah Feri lebih dulu tiba di rumah, Andi tak kunjung menyusul.
Feri kemudian kembali ke lokasi penyeberangan. Di tepi sungai, ia menemukan sejumlah barang yang diduga milik Andi, seperti topi, sandal, serta sepeda motor yang masih terparkir di area penyeberangan.
Keluarga dan warga sempat melakukan pencarian secara mandiri. Namun hingga siang hari, upaya itu belum membuahkan hasil. Keluarga lalu melaporkan kejadian tersebut ke Basarnas Makassar.
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Makassar, Andi Sultan, mengatakan setelah laporan diterima, tim rescue dikerahkan menuju lokasi sekitar pukul 15.00 Wita. Operasi SAR dilakukan dengan mengutamakan keselamatan personel serta koordinasi lintas instansi.
“Begitu informasi kami terima, tim rescue kami kerahkan menuju lokasi,” ujar Andi Sultan.
Operasi SAR melibatkan berbagai unsur, mulai dari Basarnas, BPBD Gowa, TNI-Polri, aparat setempat, hingga relawan serta warga sekitar. Tim melakukan penyisiran menggunakan perahu karet menyusuri aliran sungai, sementara personel lain memantau dan menyisir bantaran.
Kepala BPBD Gowa, Wahyudin, menyebut pencarian dilakukan intensif sejak pagi. “Korban belum ditemukan. Kami masih terus melakukan pencarian,” katanya.
Tim SAR juga menghadapi tantangan karena kondisi cuaca dan sungai. Arus Sungai Belapunraga dilaporkan masih cukup deras, sementara cuaca mendung dan hujan sempat terjadi di sekitar lokasi.
Lihat Juga: Reklame Gowa Tembus Rp 4,4 M, Aras Saham: Baru Tahun Ini Dikelola Bapenda dan Capai 100%
Andi Sultan mengingatkan seluruh tim agar tetap waspada. Ia juga mengimbau warga menghindari aktivitas di sekitar bantaran sungai saat cuaca ekstrem demi keselamatan bersama. (**)








