BREAKING NEWS: Korban Tenggelam di Kanal Pampang Ditemukan Meninggal Setelah Pencarian 21 Jam

oleh -9 Dilihat
IMG 20260520 155658
Oplus_16908288

Mediasulsel.id, Makassar — Tim gabungan akhirnya menemukan korban tenggelam di Kanal Pampang, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Rabu (20/5/2026) sekitar pukul 15.45 WITA. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah dilakukan pencarian intensif sejak Selasa malam.

Proses evakuasi melibatkan unsur Basarnas, BPBD Kota Makassar, Damkar, Brimob, hingga relawan potensi SAR lainnya yang berjibaku melakukan penyisiran dan penyelaman di sepanjang kanal.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Makassar, Andi Arfan, mengatakan korban ditemukan sekitar 100 meter dari lokasi awal terjatuh.

“Basarnas, BPBD, Damkar, Brimob, dan potensi-potensi yang lain bersama-sama melakukan pencarian dari semalam hingga pada pukul 15.45 korban berhasil ditemukan oleh tim penyelam gabungan,” ujar Andi Arfan di lokasi kejadian.

Menurutnya, pencarian berlangsung selama hampir 21 jam dengan berbagai metode, termasuk penyelaman berulang kali di titik yang dicurigai.

“Pencarian dilakukan dari semalam jam 7 malam sampai pukul 15.45 hari ini. Tim melakukan penyisiran kanal dan beberapa kali penyelaman,” katanya.

banner DPRD Makassar 728x90

Korban ditemukan dalam kondisi tersangkut di pohon yang berada di dalam kanal.

“Korban ditemukan kurang lebih 100 meter dari lokasi terjatuh, tepat di bawah jembatan. Korban tersangkut di pohon,” jelasnya.

Andi Arfan mengungkapkan, korban sebelumnya berada di lokasi bersama tiga rekannya. Salah seorang teman korban sempat berusaha memberikan pertolongan saat korban terjatuh ke kanal, namun upaya tersebut gagal.

“Informasi yang kami dapatkan, korban terjatuh saat nongkrong di lokasi itu. Temannya sempat mencoba menolong, tapi tidak berhasil,” ungkapnya.

Hingga berita ini diturunkan, jenazah korban telah dievakuasi oleh tim gabungan untuk selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga. (Imran)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *