Buka Puasa di Festival Cap Go Meh, Munafri Tegaskan Makassar Rumah Besar Toleransi

oleh -3 Dilihat
oleh
Buka Puasa di Festival Cap Go Meh, Munafri Tekankan Makassar Kota Toleran dan Harmonis
Buka Puasa di Festival Cap Go Meh, Munafri Tekankan Makassar Kota Toleran dan Harmonis

mediasulsel.id – Munafri Arifuddin menegaskan komitmennya menjaga keberagaman dan memperkuat moderasi beragama dalam bingkai kebersamaan di Kota Makassar.

Penegasan itu disampaikan saat menghadiri buka puasa bersama dalam rangka Festival Cap Go Meh Zou-Zou Makassar yang digelar oleh WALUBI Sulawesi Selatan, di Jalan Sulawesi, Selasa (3/3/2026).

banner DPRD Makassar 728x90

Dalam sambutannya, Munafri mengapresiasi penyelenggaraan Cap Go Meh yang tahun ini bertepatan dengan bulan suci Ramadan. Menurutnya, perpaduan dua momentum keagamaan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan simbol kuat harmonisasi masyarakat di Kota Makassar.

Ia menilai, perayaan ini menjadi bukti nyata bahwa Makassar adalah kota yang menjunjung tinggi toleransi, memberikan ruang yang sama bagi seluruh warga tanpa memandang suku, agama, maupun latar belakang.

Momentum kebersamaan itu, kata Munafri, harus terus dirawat dan tidak berhenti pada perayaan tahunan semata. Nilai toleransi dan kolaborasi perlu menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat.

Selain aspek sosial dan kebersamaan, Munafri juga menyoroti dampak ekonomi dari festival tersebut. Kegiatan Cap Go Meh dinilai memberi ruang partisipasi bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), sekaligus mendorong perputaran ekonomi di sekitar lokasi acara.

Menurutnya, setiap penyelenggaraan event budaya dan keagamaan di Makassar harus mampu menghadirkan manfaat ganda: mempererat persaudaraan sekaligus menggerakkan ekonomi kerakyatan.

Menutup sambutannya, Munafri menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dan berharap Festival Cap Go Meh Makassar 2026 membawa berkah serta semakin memperkuat persatuan di Kota Daeng.

Acara tersebut turut dihadiri tokoh lintas agama, perwakilan Kementerian Agama wilayah Sulawesi Selatan, FKUB, Forkopimda, tokoh pemuda, serta jajaran SKPD terkait.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.