mediasulsel.id – TAKALAR – Sekitar 120 hektare tanaman tebu yang sebelumnya terancam gagal panen akhirnya berhasil dipanen petani di Desa Barugaya, Kecamatan Polongbangkeng Timur, Kabupaten Takalar.
Keberhasilan tersebut dirayakan melalui syukuran panen raya yang dihadiri Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye, Selasa (8/9/2026) siang.
Daeng Manye mengatakan, panen tersebut tidak terlepas dari fasilitasi Pemerintah Kabupaten Takalar bersama PT Perkebunan Nusantara XIV.
“Alhamdulillah, kurang lebih 120 hektare yang hampir gagal panen, tetapi karena fasilitasi pemerintah daerah dan PTPN, akhirnya semua bisa dipanen,” kata Daeng Manye.
Menurutnya, hasil panen tersebut mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya para petani tebu di Desa Barugaya.
Panen raya itu turut dihadiri anggota DPRD Takalar Ichsan Ariansyah Muchtar dan Nur Alim Rukman serta puluhan petani dan masyarakat setempat.
Daeng Manye mengapresiasi anggota DPRD Takalar yang dinilainya aktif mendampingi pemerintah daerah ketika turun menyerap aspirasi masyarakat.
“Tepuk tangan untuk Pak Dewan. Beliau sering hadir dan selalu membersamai saya ketika turun kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi PTPN yang selama ini intensif berkoordinasi dengan Pemkab Takalar mengenai perkembangan perkebunan tebu dan kebutuhan petani.
Menurut Daeng Manye, kolaborasi antara pemerintah daerah dan PTPN menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan usaha petani tebu.
Petani Barugaya Diminta Masuk Daftar Penerima Program
Daeng Manye meminta Dinas Pertanian Kabupaten Takalar memasukkan petani Barugaya ke dalam daftar Calon Petani dan Calon Lokasi atau CPCL.
Pendataan tersebut diperlukan agar petani setempat dapat menjadi sasaran program bantuan pemerintah.
“Masukkan dalam CPCL agar menjadi perhatian pemerintah ke depan,” tegasnya.
Daeng Manye juga berharap PTPN terus mendukung petani, khususnya dalam proses penanaman tebu.
Dengan dukungan tersebut, masyarakat diharapkan dapat lebih fokus mengelola dan meningkatkan produktivitas lahannya.
“PTPN membantu penanaman sehingga masyarakat kita bisa fokus,” katanya.
Daeng Manye menyebut keberhasilan panen tersebut sebagai kabar gembira karena berkaitan langsung dengan penghidupan banyak masyarakat.
“Saya datang membawa kabar gembira. Ini merupakan hasil perjuangan bersama, termasuk dengan PTPN, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Barugaya,” tuturnya.
Ia mengajak masyarakat menjaga kekompakan dan mendukung program pemerintah daerah yang ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan petani.
Panen raya yang dimulai sekitar pukul 13.00 WITA tersebut berakhir pada pukul 15.00 WITA dan ditutup dengan foto bersama.
