mediasulsel.id – MAKASSAR – Pengurangan dana transfer dari pemerintah pusat yang terjadi hampir di seluruh daerah di Indonesia mulai berdampak pada kebijakan fiskal pemerintah daerah. Pemerintah Kota Makassar pun tengah mengkaji penyesuaian belanja, termasuk kemungkinan pengurangan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) aparatur sipil negara (ASN) sekitar 5 persen.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Makassar, Muhammad Dakhlan, mengatakan wacana pengurangan TPP tersebut masih bersifat sementara dan belum menjadi keputusan final.

“Pengurangannya nanti merata semua, hampir secara keseluruhan. Tapi ini juga belum fix, kita lapor dulu ke Pak Wali Kota, baru kita koordinasi ke kementerian,” kata Dakhlan saat dikonfirmasi, Jumat.
Ia menjelaskan, tekanan fiskal terjadi karena porsi belanja pegawai di banyak daerah sudah melampaui batas ideal 30 persen dari total APBD. Secara nasional, rata-rata belanja pegawai bahkan telah melewati 32 persen.
Namun dibanding banyak daerah lain, kondisi di Makassar masih relatif lebih rendah. Sejumlah kabupaten/kota di Indonesia tercatat memiliki porsi belanja pegawai di kisaran 40 persen bahkan hingga 50 persen.
Meski begitu, penyesuaian tetap perlu dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap berkurangnya dana transfer pusat.
“Makassar termasuk yang terendah dibanding kabupaten kota lain, tapi karena ada pengurangan dana transfer hampir di seluruh Indonesia, kita tetap harus menyesuaikan,” ujarnya.
Menurut Dakhlan, opsi pengurangan TPP dipilih agar tidak terjadi beban keuangan jangka panjang pada APBD, sekaligus menjaga keberlanjutan program prioritas pembangunan daerah.
Pemerintah kota saat ini masih menghitung dampak riil pemotongan dana transfer dan akan melaporkannya lebih dulu kepada Wali Kota Makassar sebelum mengambil keputusan resmi. Setelah itu, koordinasi lanjutan akan dilakukan dengan kementerian terkait di pemerintah pusat.
“Intinya kita masih hitung dan kaji. Semua keputusan nanti menunggu arahan pimpinan dan hasil koordinasi dengan pemerintah pusat,” tutupnya.












