DLH Makassar Pantau TPS Limbah B3 RS UIN Alauddin, Pastikan Pengelolaan Sesuai Standar Lingkungan

oleh -2 Dilihat
oleh
DLHMakassarPantauPengelolaanLimbahB3RSUINAlauddin 1024x570 1

mediasulsel.id – MAKASSAR – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar melakukan pemantauan terhadap Tempat Penyimpanan Sementara (TPS) Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) di Rumah Sakit UIN Alauddin Makassar sebagai bagian dari upaya pembinaan pengelolaan lingkungan di fasilitas pelayanan kesehatan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Tugas Kepala DLH Kota Makassar Nomor 600.4/3285/DLH/V/2026 tertanggal 12 Mei 2026 terkait pembinaan dan pemantauan pelaksanaan rincian teknis penyimpanan sementara Limbah B3 di wilayah Kota Makassar.

Tim DLH dipimpin Irnawati Hamid ST MSi, didampingi Sularman Arief SM dan Nurhajati. Kedatangan tim diterima langsung Direktur RS UIN Alauddin, dr Purnamaniswaty Yunus MARS bersama Unit Kesehatan Lingkungan rumah sakit.

Direktur RS UIN Alauddin, dr Purnamaniswaty Yunus, menyampaikan apresiasi atas pendampingan yang dilakukan pemerintah daerah. Menurutnya, pengelolaan Limbah B3 memerlukan tata kelola yang baik mulai dari proses pemilahan hingga pengangkutan agar tetap sesuai dengan regulasi yang berlaku.

“Kami menyambut baik kunjungan Tim DLH Kota Makassar. Ini menjadi langkah penting dalam memperkuat tata kelola Limbah B3 rumah sakit agar berjalan sesuai standar,” ujarnya.

RS UIN Alauddin yang mulai beroperasi sejak Maret 2025 saat ini mencatat jumlah kunjungan pasien sekitar 50 hingga 100 orang per hari, dengan mayoritas pasien memanfaatkan layanan medical check-up.

banner DPRD Makassar 728x90

Dalam kesempatan tersebut, Penanggung Jawab Instalasi Kesehatan Lingkungan RS UIN Alauddin, Dr Muh Saleh SKM MKes, memaparkan sistem pengelolaan Limbah B3 yang diterapkan di rumah sakit. Proses pengelolaan meliputi pemilahan limbah dari sumbernya, pewadahan, pengangkutan internal, penyimpanan sementara, hingga pengangkutan oleh pihak ketiga yang telah memiliki izin resmi.

Ia juga menjelaskan bahwa fasilitas TPS Limbah B3 yang dimiliki rumah sakit telah mengacu pada dokumen Rincian Teknis Penyimpanan Limbah B3 Tahun 2022.

Menurut Saleh, kondisi TPS Limbah B3 saat ini masih sangat bersih, salah satunya dipengaruhi volume limbah yang belum terlalu besar seiring jumlah pasien yang masih terus berkembang. Meski demikian, ia menekankan pentingnya menjaga kualitas pengelolaan limbah seiring peningkatan layanan dan jumlah pasien ke depan.

Usai pemaparan, tim DLH Makassar melakukan peninjauan langsung ke lokasi TPS Limbah B3 untuk memastikan kondisi fasilitas, sistem penyimpanan, serta pelaksanaan teknis berjalan sesuai ketentuan.

Melalui kegiatan ini, DLH Makassar berharap sinergi bersama rumah sakit dapat terus diperkuat guna menciptakan pengelolaan Limbah B3 yang aman, tertib, dan ramah lingkungan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *