mediasulsel.id – MAKASSAR ā Dalam upaya memperkuat tata kelola administrasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik, Kantor Pertanahan Kota Makassar menjadi tuan rumah kegiatan Pembinaan Teknis Tata Usaha yang digelar Kantor Wilayah BPN Provinsi Sulawesi Selatan pada 11ā13 Februari 2026.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil BPN Sulsel, Irvan Thamrin. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya ketelitian, ketepatan, dan akuntabilitas dalam setiap proses administrasi. Menurutnya, Tata Usaha bukan sekadar pendukung teknis, tetapi menjadi motor penggerak terciptanya sistem kerja yang tertib dan profesional.
Pembinaan teknis tersebut diikuti para Kepala Subbagian dan pelaksana Tata Usaha dari sembilan Kantor Pertanahan se-Sulawesi Selatan, yakni Makassar, Gowa, Maros, Takalar, Pangkep, Palopo, Luwu, Luwu Timur, dan Luwu Utara. Kehadiran peserta lintas daerah ini memperkuat kolaborasi dalam membangun standar administrasi yang seragam dan berkualitas.
Selama tiga hari pelaksanaan, peserta memperoleh penguatan materi meliputi pengelolaan administrasi perkantoran, tata kelola kepegawaian, pengelolaan keuangan, hingga penataan arsip dan pelaporan yang sistematis. Diskusi interaktif dan sesi berbagi praktik terbaik juga menjadi bagian penting untuk memperkaya wawasan peserta.
Melalui kegiatan ini diharapkan kompetensi aparatur Tata Usaha semakin meningkat, sehingga administrasi berjalan lebih tertib dan terstruktur. Dampaknya, pelayanan pertanahan dapat berlangsung lebih efektif, cepat, dan minim kesalahan.
BPN Sulsel berharap sinergi dan pengetahuan yang terbangun dari kegiatan ini mampu mendorong terwujudnya administrasi pertanahan yang modern, transparan, dan akuntabel demi pelayanan yang semakin profesional dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.












