Makassar

Heboh! Truk Kontainer Bongkar Diduga Ratusan Kardus Miras di Gudang Jalan Cendrawasih Makassar

2
IMG 20260722 163706
Foto: Aktivitas bongkar muat diduga ratusan kardus minuman beralkohol di sebuah gudang di Jalan Cendrawasih, Makassar, Rabu (22/7/2026).

mediasulsel.id – Makassar – Aktivitas bongkar muat ratusan kardus yang diduga berisi minuman beralkohol di sebuah gudang di Jalan Cendrawasih, Kota Makassar, Rabu (22/7/2026), menjadi sorotan. Legalitas operasional gudang tersebut kini dipertanyakan karena hingga kini belum ada penjelasan tertulis dari pihak yang disebut sebagai penanggung jawab.

Pantauan di lokasi menunjukkan sebuah truk kontainer membongkar ratusan kardus yang kemudian diangkut para pekerja ke dalam bangunan gudang. Aktivitas bongkar muat berlangsung secara terbuka pada pagi hari.

Foto yang diperoleh wartawan memperlihatkan tumpukan kardus yang tersusun di dalam gudang. Pada kemasan kardus tampak merek minuman beralkohol yang dikenal luas di pasaran.

Seorang narasumber yang meminta identitasnya dirahasiakan mengatakan aktivitas tersebut berlangsung cukup ramai dan dapat terlihat jelas dari luar.

“Pagi tadi ada truk kontainer yang bongkar barang di gudang itu. Kardus-kardusnya dibawa masuk ke dalam bangunan. Aktivitasnya cukup ramai dan terlihat jelas dari luar,” ujar sumber kepada wartawan.

Temuan itu memunculkan pertanyaan mengenai legalitas gudang, termasuk izin penyimpanan, distribusi, serta kepatuhan terhadap ketentuan yang mengatur peredaran minuman beralkohol di Kota Makassar.

Saat dikonfirmasi di lokasi, seorang karyawan gudang meminta wartawan menghubungi pria berinisial A.I. yang disebut sebagai pihak berwenang memberikan keterangan terkait operasional gudang tersebut.

Wartawan kemudian menghubungi A.I. melalui pesan WhatsApp dan sambungan telepon untuk meminta konfirmasi mengenai aktivitas bongkar muat dan legalitas gudang.

Dalam percakapan WhatsApp, A.I. memperkenalkan diri sebagai salah satu ketua lembaga LPK dan media. Namun, ia tidak memberikan jawaban tertulis atas pertanyaan yang diajukan.

Sebaliknya, A.I. mengirimkan lokasi pertemuan dan meminta agar pembicaraan dilakukan secara tatap muka di sebuah warung kopi. Wartawan kemudian menjelaskan bahwa yang dibutuhkan adalah jawaban tertulis melalui WhatsApp mengingat berita memiliki tenggat publikasi pada hari yang sama.

Dalam komunikasi lanjutan, A.I. juga mengirimkan sebuah video berdurasi sekitar 10 detik yang memperlihatkan kandang ayam. Video tersebut tidak berkaitan dengan substansi pertanyaan yang diajukan wartawan.

A.I. selanjutnya menyampaikan bahwa gudang yang dimaksud merupakan milik mitranya. Meski demikian, ia tetap tidak memberikan jawaban tertulis terkait legalitas gudang, izin penyimpanan, izin distribusi minuman beralkohol, maupun aktivitas bongkar muat yang berlangsung di lokasi.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak yang disebut sebagai penanggung jawab gudang belum memberikan tanggapan tertulis atas permintaan konfirmasi yang disampaikan wartawan.

Media ini tetap membuka ruang hak jawab kepada pihak terkait apabila di kemudian hari memberikan klarifikasi resmi mengenai aktivitas gudang tersebut.

Exit mobile version