HukumPeristiwa

Kesaksian Driver Ojol Korban Penebasan di Jalan Mawas Makassar, Sempat Cekcok soal Parkir

3
IMG 20260920 WA0007 20kb
Seorang pengemudi ojek online (ojol) yang juga merupakan kader Ansor Banser Makassar menjalani perawatan di RS Bhayangkara Makassar setelah menjadi korban penebasan senjata tajam yang diduga dilakukan oknum juru parkir di Jalan Mawas, sekitar Mal Ratu Indah, Sabtu (19/9/2026) malam. Korban mengalami luka pada bagian lengan hingga harus mendapatkan 17 jahitan./IST

MAKASSAR, MEDIASULSEL.ID – Kasus penyerangan terhadap seorang pengemudi ojek online (ojol) di Jalan Mawas, kawasan Mall Ratu Indah (MaRI), Kota Makassar, kembali menjadi sorotan. Korban mengungkap kronologi kejadian yang membuatnya mengalami luka akibat sabetan senjata tajam, Sabtu malam (19/9/2026).

Dalam rekaman video wawancara yang beredar, korban menceritakan bahwa peristiwa tersebut bermula dari persoalan parkir di sekitar Jalan Mawas.

Korban mengaku sempat berkomunikasi dengan seorang pria yang berada di lokasi parkir sebelum pria lain datang dan mempermasalahkan kendaraan yang diparkirnya.

Keterangan korban ini memberikan gambaran mengenai awal perselisihan yang diduga berujung pada penyerangan menggunakan senjata tajam.

Korban Mengaku Sudah Bayar Parkir Rp10 Ribu

Dalam video tersebut, korban menjelaskan bahwa dirinya sempat memarkir kendaraan di sekitar kawasan Mall Ratu Indah.

Saat berada di lokasi, korban mengaku berkomunikasi dengan seorang pria bertato yang disebut berada di area parkir.

Korban juga mengaku telah membayar uang parkir sebesar Rp10 ribu.

Namun, persoalan muncul ketika pria lain datang dan meminta korban tidak memarkir kendaraannya di lokasi tersebut.

Korban kemudian menjelaskan bahwa dirinya sudah melakukan pembayaran parkir.

Perselisihan mengenai lokasi parkir itu diduga menjadi awal terjadinya cekcok yang berujung pada penyerangan terhadap korban.

Meski demikian, rekaman wawancara tersebut belum sepenuhnya menjelaskan urutan kejadian, termasuk bagaimana perselisihan awal berkembang menjadi penyerangan menggunakan senjata tajam.

Korban Alami Luka Sabetan, Ratusan Ojol Datangi Polsek Mamajang

Diberitakan sebelumnya, seorang pengemudi ojol mengalami luka akibat serangan senjata tajam yang diduga dilakukan seorang juru parkir di sekitar Jalan Mawas, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar, Sabtu malam (19/9/2026).

Insiden tersebut memicu reaksi dari komunitas pengemudi ojol di Makassar.

Ratusan pengemudi kemudian mendatangi Polsek Mamajang untuk meminta polisi segera menangkap pelaku dan mengusut tuntas kasus penyerangan terhadap rekan mereka.

Korban dilaporkan mengalami luka pada bagian lengan dan mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar.

Berdasarkan informasi sebelumnya, korban harus menerima 17 jahitan akibat luka yang dialaminya.

Jalan Mawas Jadi Sorotan Usai Kasus Penyerangan

Peristiwa tersebut turut menyoroti persoalan pengelolaan parkir di kawasan Jalan Mawas, khususnya di sekitar Mall Ratu Indah.

Seusai kejadian, Pemerintah Kota Makassar melalui Perumda Parkir, Kecamatan Mamajang, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan melakukan penertiban parkir di kawasan tersebut.

Jalan Mawas ditetapkan sebagai kawasan larangan parkir kendaraan.

Langkah penertiban tersebut dilakukan untuk menjaga ketertiban dan mencegah munculnya kembali persoalan parkir di lokasi yang sama.

Sementara itu, keterangan korban mengenai pembayaran parkir sebesar Rp10 ribu dan perselisihan yang terjadi sebelum penyerangan masih memerlukan pendalaman lebih lanjut.

Keterangan dari pihak terduga pelaku serta hasil penyidikan kepolisian diperlukan untuk memastikan kronologi lengkap dan penyebab penyerangan tersebut.

Exit mobile version