Mahasiswa Unhas Edukasi Mitigasi Longsor Lewat Permainan, Siswa SD di Gowa Antusias

oleh -5 Dilihat
oleh
WhatsAppImage2026 06 14at18.23.59

mediasulsel.id – Gowa – Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) SPACE Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin (FT-UH) menggelar sosialisasi dan edukasi mitigasi bencana tanah longsor bagi siswa sekolah dasar di Desa Lonjoboko, Kabupaten Gowa. Kegiatan yang dikemas melalui metode Game Based Preparedness Education ini berlangsung di SD Inpres Mala’lang, Sabtu (13/6/2026).

Sejak kedatangan tim mahasiswa, suasana sekolah tampak semarak. Siswa-siswi menyambut hangat para peserta program dengan sapaan dan lambaian tangan, menunjukkan antusiasme tinggi mengikuti kegiatan yang menggabungkan edukasi dan permainan tersebut.

Kepala SD Inpres Mala’lang, Yusrin, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program yang dinilai bermanfaat bagi peserta didik maupun tenaga pendidik.

“Kami menyambut baik kegiatan ini dan berharap materi yang diberikan dapat menjadi bekal penting bagi anak-anak dalam menghadapi potensi bencana di lingkungan mereka,” ujarnya.

Kegiatan diawali dengan penyampaian materi oleh dosen praktisi Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Hasanuddin, Ichsan Caesar Pratama, S.T., M.P.W.K. Dalam pemaparannya, ia mengenalkan berbagai informasi mengenai tanah longsor, tanda-tanda awal yang perlu diwaspadai, hingga langkah evakuasi mandiri yang dapat dilakukan saat kondisi darurat.

“Kita memang tidak bisa mengetahui kapan bencana akan terjadi. Namun, kita bisa meningkatkan kesiapsiagaan agar dapat melindungi diri sendiri dan membantu mengingatkan orang-orang di sekitar kita,” kata Ichsan di hadapan para siswa.

banner DPRD Makassar 728x90

Usai sesi materi, peserta diajak mengikuti berbagai permainan edukatif di luar kelas. Melalui kartu bergambar dan petunjuk permainan, siswa belajar mengenali tanda-tanda longsor, tindakan yang harus dilakukan saat bencana, hingga perlengkapan penting yang perlu dibawa ketika evakuasi.

Metode belajar berbasis permainan ini membuat peserta lebih mudah memahami materi kebencanaan. Selain menambah pengetahuan tentang mitigasi longsor, kegiatan tersebut juga melatih kemampuan kerja sama, komunikasi, berpikir kritis, serta pengambilan keputusan dalam situasi darurat.

Pemahaman siswa semakin diperkuat melalui cerita pendek bertema kebencanaan yang dipadukan dengan kuis interaktif. Suasana belajar yang menyenangkan membuat peserta aktif menjawab pertanyaan dan terlibat dalam setiap sesi kegiatan.

Melalui Program Pakkatuju, Tim PPK Ormawa SPACE FT-UH berharap kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat, khususnya anak-anak di wilayah rawan longsor, dapat terus meningkat sehingga risiko bencana dapat diminimalkan sejak dini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *