Makassar Festival Waisak 2026 Gaungkan Toleransi dan Perdamaian Dunia

oleh -3 Dilihat
oleh
WhatsAppImage2026 06 01at00.13.05

mediasulsel.id – Perayaan Hari Raya Waisak 2570 BE/2026 M yang dikemas dalam kegiatan Makassar Festival Waisak berlangsung meriah dan penuh khidmat di kawasan Benteng Rotterdam, Makassar, Minggu (31/5/2026). Kegiatan yang digelar oleh Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) Sulawesi Selatan ini menjadi momentum untuk memperkuat kerukunan antarumat beragama serta menyuarakan pesan perdamaian dunia.

Festival tersebut dihadiri sejumlah tokoh penting dari unsur pemerintah, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, hingga masyarakat lintas iman. Kehadiran berbagai elemen masyarakat dalam satu ruang kebersamaan menjadi gambaran kuatnya semangat toleransi yang terus tumbuh di Sulawesi Selatan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan doa bersama yang dipimpin Romo Hemajayo Thio. Dalam doanya, ia mengajak seluruh masyarakat menjadikan momentum Waisak sebagai sarana memperkuat kedamaian, kebijaksanaan, dan kebahagiaan bagi sesama.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada umat Buddha serta seluruh elemen masyarakat yang terus menjaga keharmonisan dan kerukunan di Kota Makassar. Ia menyebut kolaborasi antara pemerintah, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), dan masyarakat telah membawa perubahan positif terhadap indeks toleransi Kota Makassar.

Menurutnya, Makassar yang sebelumnya berada di peringkat bawah dalam indeks kota toleran kini berhasil masuk dalam jajaran sembilan besar kota paling toleran di Indonesia. Capaian tersebut dinilai sebagai hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat yang terus menjaga persatuan di tengah keberagaman.

Sementara itu, Ketua DPD Permabudhi Sulawesi Selatan, Yonggris, menjelaskan bahwa peringatan Waisak mengandung pesan penting tentang kesadaran, pengendalian diri, dan kebijaksanaan sebagai fondasi dalam menciptakan perdamaian dunia. Ia menegaskan bahwa perdamaian hanya dapat terwujud jika dilandasi cinta kasih dan penghormatan terhadap sesama manusia.

Yonggris juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga lingkungan, memperkuat kepedulian sosial, serta mewariskan nilai-nilai kebaikan kepada generasi mendatang. Menurutnya, perubahan besar harus dimulai dari diri sendiri, keluarga, hingga lingkungan yang lebih luas.

Melalui Makassar Festival Waisak 2570 BE/2026 M, Permabudhi Sulawesi Selatan berharap semangat cinta kasih, toleransi, persaudaraan, dan perdamaian dapat terus tumbuh dalam kehidupan bermasyarakat. Perayaan ini sekaligus menjadi simbol nyata bahwa keberagaman merupakan kekuatan dalam membangun Indonesia yang damai, harmonis, dan berkeadaban.