Makassar

MPLS SMPN 50 Makassar Tak Hanya Kenalkan Sekolah, Tapi Bentuk Karakter Siswa

2
×

MPLS SMPN 50 Makassar Tak Hanya Kenalkan Sekolah, Tapi Bentuk Karakter Siswa

Sebarkan artikel ini
WhatsApp Image 2026 07 13 at 12.59.59

mediasulsel.id – MAKASSAR – Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Tahun Ajaran 2026/2027 di UPT SPF SMP Negeri 50 Makassar menjadi momentum awal untuk membangun karakter peserta didik baru. Selain mengenalkan lingkungan sekolah, kegiatan ini juga diisi dengan penguatan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, dan saling menghormati antarsesama.

Kepala UPT SPF SMP Negeri 50 Makassar, Hannati, S.Pd., M.Pd., mengatakan bahwa MPLS bukan sekadar kegiatan seremonial penyambutan siswa baru, melainkan proses penting untuk membantu peserta didik beradaptasi dengan lingkungan belajar yang baru.

“Anak-anak datang dari latar belakang sekolah yang berbeda. Melalui MPLS, kami ingin mereka merasa diterima, nyaman, dan siap mengikuti proses pembelajaran di SMP Negeri 50 Makassar,” ujarnya, Senin (13/7/2026).

Hannati menegaskan bahwa sekolah berkomitmen menciptakan lingkungan pendidikan yang ramah, aman, dan bebas dari segala bentuk perundungan. Karena itu, sejak hari pertama sekolah para peserta didik dibekali pemahaman tentang pentingnya menghargai perbedaan, menjaga etika dalam bergaul, serta membangun persahabatan yang sehat.

“Di sekolah ini tidak ada tempat untuk bullying. Kami mengajarkan anak-anak agar saling menghormati, saling membantu, dan saling menyemangati. Perbedaan bukan alasan untuk saling mengejek, tetapi menjadi kekuatan untuk belajar hidup bersama,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh siswa membiasakan budaya sopan santun melalui hal-hal sederhana, seperti mengucapkan “tolong”, “maaf”, dan “terima kasih” dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut Hannati, kebiasaan tersebut merupakan bagian dari pendidikan karakter yang harus diterapkan sejak dini agar peserta didik tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak mulia dan memiliki kepedulian terhadap sesama.

“MPLS adalah langkah awal membentuk budaya sekolah yang positif. Kami berharap setiap siswa tidak hanya berkembang secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, disiplin, bertanggung jawab, serta mampu menjadi generasi yang membanggakan keluarga, sekolah, dan bangsa,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *